“Jangan Jadi Menteri,” Agus Flores Pilih Tetap Bersama Rakyat: “Sudah Nyaman Hidup Begini Saja”

2 min read

Jakarta, SWARAJABAR.ID •- Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, Agus Flores kembali menjadi perbincangan publik usai namanya diisukan masuk dalam bursa calon menteri. Namun dengan nada santai namun penuh makna, Agus Flores justru memberikan jawaban yang mengejutkan.

“Jangan,” ujar Agus Flores singkat saat ditanya soal isu dirinya akan masuk kabinet.

Pernyataan itu disampaikan Agus Flores di tengah aktivitasnya yang semakin padat mengurus berbagai elemen masyarakat dan organisasi yang selama ini berada dalam jaringan perjuangannya. Menurutnya, dirinya sudah merasa cukup dan nyaman menjalani hidup sebagai penggerak sosial, tokoh organisasi, sekaligus penghubung aspirasi masyarakat bawah.

“Saya banyak anggota. Ada dari FKPPI, KBPP Polri, GRIB Jaya, organisasi advokat, wartawan, sampai YLKI. Semua itu amanah besar yang harus saya jaga,” tegasnya.

Bagi Agus Flores, jabatan bukanlah tujuan utama. Ia menilai pengabdian kepada masyarakat tidak harus selalu melalui kursi kekuasaan. Bahkan dirinya mengaku lebih memilih tetap berada di tengah rakyat dibanding harus masuk dalam lingkar pemerintahan.

“Sudah nyaman saya hidup begini saja,” katanya lagi dengan nada tenang namun menyiratkan keteguhan sikap.

Dalam pernyataannya yang menyentuh, Agus Flores juga mengungkapkan harapan sederhana tentang keluarganya. Ia mengaku tidak mengejar jabatan tinggi untuk dirinya sendiri, melainkan hanya ingin melihat keluarganya hidup tenang dan dihargai.

“Biarkan istri saya saja diperhatikan. Golongan PNS-nya sudah sederajat Eselon II,” ungkapnya sambil tersenyum.

Sikap Agus Flores itu sontak menuai perhatian banyak pihak. Di tengah banyak tokoh berlomba mengejar posisi dan kekuasaan, Agus Flores justru tampil berbeda. Ia memilih tetap menjadi dirinya sendiri, dekat dengan masyarakat, mendengar keluhan rakyat, dan terus bergerak bersama jaringan organisasinya.

Banyak pendukung menilai pernyataan Agus Flores menunjukkan bahwa dirinya bukan sosok yang haus jabatan. Justru karena sikap itulah, namanya terus diperhitungkan dan dianggap memiliki pengaruh besar di berbagai kalangan organisasi, sosial, hingga komunitas masyarakat bawah.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours