Bekasi – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 M menjadi momentum mempererat persaudaraan lintas budaya dan agama di Kabupaten Bekasi. Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bekasi sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi (F-PKB), H. Jaya Marjaya, S.E., S.H., M.H., menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 kepada seluruh masyarakat Tionghoa dengan mengangkat tema “Harmoni Imlek Nusantara”.
Dalam pesannya, H. Jaya menegaskan bahwa Imlek bukan sekadar perayaan budaya, melainkan simbol harapan, persatuan, dan pembaruan semangat hidup. Menurutnya, Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman yang dirawat dalam bingkai persaudaraan. “Imlek adalah bagian dari mozaik kebudayaan Nusantara. Perbedaan bukan alasan untuk berjarak, tetapi kekuatan untuk saling menguatkan,” ujarnya.
Sebagai kader PKB yang lahir dari rahim tradisi Nahdlatul Ulama (NU), H. Jaya menekankan pentingnya nilai Islam Nusantara yang ramah, toleran, dan menghargai kearifan lokal. Ia menyebut, semangat pluralisme sejatinya sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin—membawa rahmat bagi seluruh alam tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang budaya.
“Harmoni Imlek Nusantara adalah cerminan bahwa kita bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati. NU dan PKB selalu mengajarkan moderasi, keseimbangan, dan cinta tanah air sebagai bagian dari iman,” tambahnya. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Imlek sebagai ruang mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas sosial.
Di tengah dinamika sosial dan tantangan kebangsaan, H. Jaya berharap nilai-nilai kebhinekaan terus dirawat, khususnya di Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai daerah penyangga ibu kota dengan masyarakat yang majemuk. Menurutnya, toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap sehari-hari, kebijakan publik, serta komitmen bersama menjaga kondusivitas wilayah.
Menutup pesannya, H. Jaya Marjaya mengucapkan, “Selamat Tahun Baru Imlek 2026. Semoga tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat. Mari kita rajut harmoni dalam semangat persaudaraan Nusantara, demi Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat.”


+ There are no comments
Add yours