Bekasi — Upaya memperkuat program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polda Metro Jaya melalui optimalisasi lahan pertanian di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Rabu (11/2/2026), kegiatan pembuatan setplan jalan antar blok pada lahan seluas 25 hektare tahap pertama resmi dimulai di kawasan Ketahanan Pangan Kampung Tembong Gunung.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, SH, MH, didampingi Wakapolsek IPTU Noto Aksoro, teknisi Ir. Rudiayana dari HJS, Aipda Sutarto selaku Bhabinkamtibmas Desa Sukamahi, serta didukung operator lapangan Bapak Galih dan Bapak Ujang.
Pembuatan setplan jalan ini menjadi langkah strategis untuk menunjang kelancaran aktivitas pertanian, khususnya pada area tanam jagung tahap pertama seluas 25 hektare yang saat ini tengah dikerjakan. Rute jalan di dalam kawasan kebun diarahkan langsung oleh Ir. Rudiayana selaku teknis di lapangan, bersama Aipda Sutarto yang memastikan koordinasi berjalan baik dengan seluruh unsur yang terlibat.
Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh menegaskan bahwa infrastruktur jalan di dalam lahan pertanian memegang peranan penting dalam mendukung mobilisasi alat, distribusi pupuk, perawatan tanaman hingga proses panen. “Pembuatan akses jalan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bagian dari komitmen bersama dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif, terencana, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Proses mobilisasi alat berat dan pengerjaan setplan jalan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara unsur kepolisian, tenaga teknis, dan operator lapangan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tahap awal ini.
Lebih lanjut, program penanaman jagung akan memasuki tahap kedua dengan rencana pengembangan lahan seluas 50 hektare. Penanaman jagung secara serentak dijadwalkan pada 15 Februari 2026 di lokasi kebun ketahanan pangan Polda Metro Jaya. Momentum tersebut diharapkan menjadi simbol kuat kolaborasi antara institusi kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Melalui langkah konkret ini, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan yang berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Upaya ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa kerja kolaboratif dan perencanaan yang matang mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.

