Alisa Khadijah – ICMI Kabupaten Bekasi Resmi Kantongi Legalitas Kesbangpol, Siap Perluas Pemberdayaan Perempuan dan Remaja

Kabupaten Bekasi — Setelah lebih dari satu dekade hadir dan aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan serta penguatan sektor UMKM, organisasi Alisa Khadijah- ICMI Kabupaten Bekasi , bagian dari botom ICMI ( ikatan cendekiawan muslim indonesia ) kini resmi mengantongi legalitas dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi.

Legalitas tersebut menjadi tonggak penting perjalanan organisasi, sekaligus pengakuan formal atas kontribusi nyata mereka bagi masyarakat.

Ketua Alisa Khadijah – ICMI Kabupaten Bekasi, Hj. Punny Lestari Handayani, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terbitnya legalitas resmi tersebut. Menurutnya, momen ini bukan hanya soal administratif organisasi, tetapi merupakan wujud kehadiran negara yang mengakui perjuangan panjang Alisa Khadijah dalam membangun potensi perempuan dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Ini tentang legalitas dari Kesbangpol untuk Alisa Khadijah – ICMI Kabupaten Bekasi yang akhirnya resmi terbit. Sudah lebih dari 10 tahun organisasi ini berkibar di Kabupaten Bekasi. Alhamdulillah, dengan ridha Allah hari ini semuanya dipermudah. Kini kami dapat berorganisasi dengan lebih tenang karena legalitasnya sudah diakui,” ujar Hj Punny Lestari handayani.

Ia mengungkapkan, sejak awal Alisa Khadijah justru merupakan salah satu motor penggerak lahirnya gagasan UMKM di tingkat kabupaten, dan para pelaku UMKM perempuan berawal dari program pemberdayaan yang dijalankan Alisa. Karena itu, dengan adanya legalitas resmi ini, Punny berharap pemerintah semakin menyadari bahwa Alisa Khadijah adalah mitra strategis yang harus dirangkul dan diberdayakan bersama.

Kami berharap pemerintah semakin terbuka mata bahwa kami adalah partner pembangunan yang patut diakui dan dilibatkan,” tambahnya.

Memasuki periode kepengurusan yang baru, Alisa Khadijah- ICMI Kabupaten Bekasi berkomitmen memperluas kiprah dan manfaat organisasi. Tak hanya fokus pada penguatan kapasitas anggota, tetapi juga memperluas program-program edukatif untuk masyarakat luas, disetiap kecamatan dan sekolah , terutama kalangan remaja dan para perempuan yang membutuhkan keterampilan dan keahlian dibeberapa bidang. Punny yakin akan mendapat suport lebih dari pemerintah dan swasta untuk mewujudkan itu semua.

Program tersebut meliputi pelatihan keterampilan, peningkatan literasi ekonomi, penguatan karakter, hingga pengembangan soft skills yang relevan dengan tuntutan zaman. Tujuannya, agar generasi muda memiliki bekal untuk mandiri dan berdaya saing. Walau tdk mampu utk bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Karena faktor biaya.

“Di periode baru ini kami ingin mengembangkan sayap, bukan hanya untuk anggota, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat, tegas punny.

Legalitas yang diperoleh ini menjadi energi baru bagi Alisa Khadijah – ICMI Kabupaten Bekasi untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menjadi garda terdepan dalam melahirkan perempuan-perempuan tangguh, UMKM yang berdaya, serta generasi muda yang produktif.

Dengan semangat pemberdayaan dan pengabdian, Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bekasi berharap dapat menjadi teladan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dikerjakan dengan konsisten oleh kami komunitas yang solid dan visioner.

Mohon suport dan doanya.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours