KARAWANG — Hari Lahir Polisi Wanita (Polwan) ke-78 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali penghargaan terhadap perempuan-perempuan tangguh yang memilih jalan pengabdian melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang sekaligus Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H.
Dengan tema “Polwan Presisi Mengabdi untuk Negeri, Melindungi dengan Hati”, H. Oma memandang perjalanan Polwan bukan sekadar catatan sejarah kelembagaan, melainkan cerminan keteguhan, profesionalisme dan ketulusan dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat.
“Selamat Hari Lahir Polwan ke-78. Semoga seluruh Polwan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan tugas mulia untuk bangsa dan negara. Dedikasi Polwan adalah bagian dari wajah pengabdian Indonesia,” ujar H. Oma.
Menurutnya, frasa “melindungi dengan hati” memiliki kedalaman makna. Penegakan hukum memang membutuhkan ketegasan, namun pelayanan kepada masyarakat juga menuntut empati, kebijaksanaan dan kemampuan melihat setiap persoalan dari sisi kemanusiaan.
H. Oma menilai Polwan telah mengambil peran penting dalam menghadirkan pendekatan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran mereka dalam pelayanan publik, perlindungan perempuan dan anak, edukasi masyarakat hingga penanganan berbagai persoalan sosial menjadi kontribusi yang memiliki arti besar.
“Ketegasan dan kelembutan bukanlah dua hal yang bertentangan. Keduanya dapat berjalan bersama ketika tugas dijalankan dengan profesionalisme, integritas dan hati nurani,” ungkapnya.
Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Karawang, H. Oma menegaskan bahwa menciptakan rasa aman merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, DPRD, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, pemuda dan seluruh masyarakat memiliki ruang yang sama untuk membangun lingkungan yang aman, tertib dan bermartabat.
Ia juga mengajak generasi muda menjadikan perjalanan pengabdian Polwan sebagai sumber inspirasi. Menurutnya, keberanian, kedisiplinan, integritas dan kepedulian merupakan nilai yang harus terus dirawat agar generasi muda mampu menjadi penerus pembangunan yang memiliki karakter kuat.
“Pengabdian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Menjaga lingkungan, menghormati sesama, menaati aturan dan memberikan manfaat bagi orang lain adalah bentuk pengabdian yang sederhana, tetapi memiliki makna besar,” katanya.
H. Oma berharap momentum Hari Lahir Polwan ke-78 semakin memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan, sementara komunikasi yang terbuka menjadi jembatan untuk membangun kebersamaan.
“Selamat Hari Lahir Polwan ke-78. Polwan Presisi Mengabdi untuk Negeri, Melindungi dengan Hati. Semoga setiap langkah pengabdian menjadi teladan, setiap pelayanan menghadirkan harapan, dan setiap ketulusan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga Indonesia tetap aman, damai dan bermartabat,” pungkas H. Oma Miharja Rizki.


+ There are no comments
Add yours