PAMDI Karawang Meriahkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Rakyat, Perkuat Silaturahmi Lintas Organisasi Seni

4 min read

KARAWANG — Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat. Semangat itulah yang dihadirkan Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jumat (21/8/2026).

Dipimpin Jayadi selaku Ketua PAMDI Kabupaten Karawang, kegiatan dikemas dengan suasana penuh keakraban melalui berbagai perlombaan rakyat, mulai dari balap karung, makan kerupuk, pukul balon tanpa melihat, hingga sejumlah permainan lainnya.

Bukan sekadar perlombaan, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan para seniman, masyarakat, organisasi seni serta unsur aparat setempat dalam suasana yang santai, hangat dan penuh kegembiraan.

Sorak-sorai dan gelak tawa peserta mewarnai setiap perlombaan. Namun di balik kemeriahan tersebut, tersimpan pesan penting tentang sportivitas, kekompakan, persaudaraan dan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Indonesia.

Jayadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada aparat setempat yang telah hadir sekaligus ikut memeriahkan kegiatan. Kehadiran unsur aparat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membangun suasana kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antara organisasi seni dengan masyarakat dan lingkungan setempat.

“Terima kasih kepada aparat setempat yang sudah hadir dan ikut memeriahkan kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi kami dan menunjukkan bahwa kebersamaan antara masyarakat, seniman dan aparat bisa terus dibangun dengan suasana yang positif,” ujar Jayadi.

Apresiasi serupa disampaikan kepada sejumlah organisasi seni yang turut hadir dan memberikan dukungan, di antaranya PAKAR, PARISKA, serta sejumlah organisasi seni lainnya di Kabupaten Karawang.

Menurut Jayadi, kehadiran berbagai organisasi tersebut menunjukkan bahwa dunia seni di Karawang memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Perbedaan organisasi bukan menjadi sekat, melainkan dapat menjadi kekuatan untuk melahirkan berbagai kegiatan yang lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih juga kepada teman-teman dari PAKAR, PARISKA dan organisasi-organisasi seni lainnya yang sudah hadir. Ini menjadi bukti bahwa kita bisa duduk bersama, bersilaturahmi dan membangun kolaborasi lintas organisasi,” katanya.

Dari Lomba Rakyat Menuju Festival Dangdut Lintas Empat Wilayah

Tidak berhenti pada kegiatan memperingati HUT Kemerdekaan, PAMDI Kabupaten Karawang juga mulai menyiapkan agenda yang lebih besar untuk menutup tahun 2026.

Jayadi mengungkapkan, PAMDI berencana menggelar festival lomba nyanyi dangdut yang akan melibatkan peserta dari empat wilayah, yakni Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang.

Festival tersebut dirancang bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mencari, mempertemukan dan memberikan ruang bagi talenta-talenta penyanyi dangdut dari berbagai daerah.

Menariknya, penyelenggaraan festival tersebut akan mengedepankan kolaborasi lintas organisasi seni. PAMDI membuka ruang bagi organisasi-organisasi seni untuk terlibat bersama dalam kepanitiaan sehingga kegiatan dapat menjadi agenda bersama, bukan milik satu organisasi saja.

“Kami sedang merencanakan program akhir tahun berupa festival lomba nyanyi dangdut. Pesertanya nanti dari empat wilayah, yaitu Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang. Kami ingin panitianya juga berkolaborasi lintas organisasi,” ungkap Jayadi.

Konsep tersebut diharapkan mampu memperluas jaringan silaturahmi para pelaku seni sekaligus menciptakan ekosistem kesenian yang lebih terbuka, kolaboratif dan profesional.

Yang tak kalah menarik, pada babak final nantinya PAMDI berencana menghadirkan juri dari kalangan artis ibu kota serta pencipta lagu dangdut populer di Indonesia.

Kehadiran para profesional tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan mereka di dunia musik dangdut.

“Kami ingin festival ini benar-benar menjadi ruang bagi talenta-talenta daerah. Mudah-mudahan pada saat final nanti kami bisa menghadirkan juri dari artis ibu kota dan pencipta lagu dangdut yang sudah populer di Indonesia,” tutur Jayadi.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari visi PAMDI Kabupaten Karawang untuk menjadikan seni bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang kreativitas, pengembangan potensi dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat.

Semangat tersebut menjadi semakin relevan di tengah perkembangan industri musik yang semakin dinamis. Talenta daerah membutuhkan panggung, sementara organisasi seni membutuhkan kolaborasi agar potensi yang ada dapat berkembang secara berkelanjutan.

Karena itu, rangkaian kegiatan PAMDI Kabupaten Karawang mulai dari perlombaan rakyat hingga rencana festival dangdut lintas wilayah menjadi bagian dari satu pesan besar: seni akan semakin kuat ketika para pelakunya bersatu dan berkolaborasi.

Jayadi pun berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam perayaan HUT Kemerdekaan ke-81 dapat menjadi fondasi untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan seni yang semakin berkualitas ke depan.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga. Kita ingin PAMDI, organisasi seni lainnya, pemerintah, aparat dan masyarakat bisa terus bersinergi. Dari Karawang kita bangun semangat seni yang semakin maju, kreatif dan mampu memberikan ruang bagi generasi-generasi baru,” pungkasnya.

Dengan semangat kemerdekaan, persaudaraan dan kolaborasi, PAMDI Kabupaten Karawang menunjukkan bahwa panggung seni bukan sekadar tempat untuk tampil, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menyatukan masyarakat, membuka kesempatan dan melahirkan talenta-talenta baru dari daerah.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours