KABUPATEN BEKASI, 2 Juli 2026 – H. Syarif Marhaendi, S.E. resmi dipercaya memimpin Fraksi Bintang Persatuan Buruh DPRD Kabupaten Bekasi setelah ditetapkan dalam rapat pembentukan dan penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (2/7/2026). Kepercayaan tersebut merupakan hasil kesepakatan partai-partai yang tergabung dalam fraksi, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Buruh, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang mengedepankan semangat kolegialitas, musyawarah, serta komitmen membangun tata kelola politik yang sehat dan bermartabat.
Dalam pernyataannya, H. Syarif Marhaendi menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya bukan sekadar penugasan organisasi, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk memastikan Fraksi Bintang Persatuan Buruh hadir sebagai kekuatan politik yang konstruktif, aspiratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan fraksi dibangun melalui mekanisme rotasi yang telah disepakati bersama sebagai cerminan kedewasaan politik, saling menghormati, dan semangat kebersamaan di antara seluruh partai pengusung.
“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Kami berkomitmen membangun fraksi yang solid, menjunjung tinggi musyawarah, serta menghadirkan kerja-kerja politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar H. Syarif Marhaendi.
Sebagai langkah awal, ia akan mengonsolidasikan seluruh anggota Fraksi Bintang Persatuan Buruh melalui rapat internal untuk menyusun arah kebijakan, strategi perjuangan, dan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kekuatan sebuah fraksi tidak hanya diukur dari jumlah kursi yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan membangun sinergi, menjaga integritas, dan menghasilkan kebijakan yang berkualitas demi kemajuan daerah.
Di tengah dinamika politik yang berkembang di Kabupaten Bekasi, H. Syarif Marhaendi juga menyampaikan sikap politik yang menyejukkan. Meski berbagai kalangan menilai dirinya memiliki kapasitas dan memperoleh dukungan yang cukup kuat untuk mengisi posisi Wakil Bupati Kabupaten Bekasi apabila peluang tersebut terbuka, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi untuk mengejar jabatan tersebut. Baginya, pengabdian kepada masyarakat tidak semata ditentukan oleh posisi, melainkan oleh komitmen dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan.
Ia memilih untuk tetap fokus memimpin Fraksi Bintang Persatuan Buruh sekaligus menghormati proses hukum yang saat ini sedang dijalani H. Ade Kuswara Kunang. Menurutnya, setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan hukum dan asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi hingga terdapat putusan yang berkekuatan hukum tetap.
“Apa yang sedang dihadapi Bapak H. Ade Kuswara Kunang saya pandang sebagai sebuah musibah yang patut disikapi dengan penuh empati dan kebijaksanaan. Saya memilih untuk tidak membangun ambisi politik di tengah situasi tersebut. Fokus saya adalah menjalankan amanah sebagai Ketua Fraksi Bintang Persatuan Buruh. Kita semua harus menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan H. Syarif Marhaendi yang dikenal sebagai sosok bijaksana, cerdas, berintegritas, rendah hati, dan menjunjung tinggi etika politik. Di tengah dinamika demokrasi, ia meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat tidak lahir dari ambisi terhadap jabatan, melainkan dari kesediaan untuk mengemban amanah, menjaga kepercayaan publik, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan pengabdian, H. Syarif Marhaendi optimistis Fraksi Bintang Persatuan Buruh akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus pengawal aspirasi masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang semakin maju, adil, demokratis, dan sejahtera. Kepemimpinannya diharapkan mampu memperkuat marwah lembaga legislatif sebagai institusi yang menghadirkan solusi, menjaga keseimbangan demokrasi, dan menjadi teladan dalam membangun budaya politik yang santun, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan rakyat.


+ There are no comments
Add yours