BEKASI — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana banjir kembali ditunjukkan LSM Garda Bangsa Reformasi (GBR) Kabupaten Bekasi melalui kegiatan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Kampung Blokang, Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan kemanusiaan tersebut diinisiasi langsung oleh Ketua LSM GBR Kabupaten Bekasi, Idhay Sumirat, sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak banjir. Bantuan disalurkan secara langsung kepada warga yang rumahnya terendam, termasuk fasilitas umum dan rumah ibadah yang turut terdampak genangan air.
Selain menyalurkan bantuan, LSM GBR juga menyoroti penyebab banjir yang dinilai bukan semata akibat tingginya curah hujan. Menurut Idhay Sumirat, banjir diduga kuat dipicu oleh keberadaan jembatan akses menuju kawasan perumahan yang dibangun tanpa memperhatikan ketentuan teknis, sehingga menghambat aliran air dan menyebabkan luapan ke permukiman warga.
“Banjir ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Bahkan rumah ibadah ikut terendam. Warga sebenarnya sudah berulang kali melaporkan persoalan ini kepada Ketua RT, bahkan sempat melakukan unjuk rasa ke rumah lurah dan mendatangi langsung lokasi jembatan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang nyata dari pemerintahan desa,” tegas Idhay.
Melalui aksi bakti sosial ini, LSM GBR tidak hanya hadir untuk meringankan beban warga secara material, tetapi juga mendorong lahirnya solusi berkelanjutan agar bencana serupa tidak terus berulang. LSM GBR menekankan pentingnya kehadiran pemerintah desa dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi teknis serta pengawasan infrastruktur secara serius. Kepedulian sosial dan penegakan aturan pembangunan diharapkan dapat berjalan seiring demi melindungi keselamatan, kenyamanan, dan hak-hak masyarakat terdampak banjir.

