Spirit Patriotik Darissalam di Moment HARKODIA Tegaskan Perlawanan Korupsi Demi Kedaulatan Pangan Kabupaten Bekasi

2 min read

Kabupaten Bekasi — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) dimaknai sebagai panggilan kebangsaan untuk menjaga kehormatan negara dan kedaulatan rakyat. Semangat tersebut ditegaskan Darissalam, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra sekaligus Ketua KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Bekasi, dalam pernyataannya menyambut HAKORDIA.

Darissalam menegaskan bahwa korupsi adalah musuh bersama bangsa karena secara nyata melemahkan sendi-sendi kedaulatan, khususnya di sektor strategis pangan, pertanian, dan kelautan yang menjadi fondasi ketahanan nasional.

“Korupsi adalah penjajahan gaya baru. Jika anggaran pangan diselewengkan, maka yang dilemahkan bukan hanya petani dan nelayan, tetapi juga harga diri bangsa,” tegas Darissalam.

Sebagai kader Partai Gerindra yang menjunjung nilai nasionalisme dan keberpihakan kepada rakyat kecil, Darissalam menekankan bahwa perang melawan korupsi merupakan bagian tak terpisahkan dari perjuangan mewujudkan kemandirian ekonomi dan kedaulatan pangan daerah.

Ia menyatakan, Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan rupiah anggaran yang dialokasikan bagi sektor pertanian dan kelautan benar-benar kembali kepada rakyat, bukan bocor oleh kepentingan sempit.

“Petani dan nelayan adalah penjaga terdepan kedaulatan bangsa. Itu sebabnya anggaran untuk mereka wajib bersih, transparan, dan tepat sasaran. Di titik inilah pengawasan menjadi bentuk nyata dari sikap patriotik,” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua KTNA Kabupaten Bekasi, Darissalam juga menegaskan pentingnya membangun mental perjuangan dan integritas di kalangan petani dan nelayan. Menurutnya, kejujuran, kedisiplinan, dan gotong royong adalah nilai-nilai kebangsaan yang harus terus dirawat agar sektor pangan tidak mudah disusupi praktik koruptif.

“Gerakan antikorupsi harus hidup di sawah, di tambak, dan di laut—di tempat rakyat bekerja dan berjuang setiap hari,” katanya.

Lebih lanjut, Darissalam mengajak seluruh elemen daerah—pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, serta organisasi tani dan nelayan—untuk menjadikan HAKORDIA sebagai momentum konsolidasi nasionalisme lokal demi Kabupaten Bekasi yang kuat, mandiri, dan berdaulat.

Menutup pernyataannya, Darissalam menegaskan komitmennya untuk terus berdiri di garis depan dalam mengawal kepentingan rakyat, sejalan dengan semangat perjuangan Partai Gerindra yang menempatkan kedaulatan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan.

“Melawan korupsi adalah panggilan patriotik. Dari tanah pertanian dan pesisir Kabupaten Bekasi, kita menjaga kedaulatan pangan dan kehormatan Indonesia.”

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours