Bekasi, 28 Oktober 2025 —
Dalam upaya memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, drg. Hj. Putih Sari, menghadiri Agenda Sosialisasi GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dalam Pelayanan Klinis yang diselenggarakan di Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh masyarakat, tenaga kesehatan, dan perangkat desa. Dalam sambutannya, drg. Hj. Putih Sari menegaskan bahwa GERMAS merupakan gerakan nasional yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
> “GERMAS ini sangat bermanfaat dan harus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan agar bisa hidup produktif dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar drg. Hj. Putih Sari.
Ia menambahkan, pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan, karena menjaga pola hidup sehat berarti mengurangi potensi penyakit yang bisa berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat serta negara.
> “Jangan hanya datang, tapi ambil ilmunya dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah dari hal-hal kecil, karena sehat itu dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.
Dalam penjelasannya, drg. Hj. Putih Sari memaparkan tujuh prinsip utama GERMAS yang harus diterapkan oleh masyarakat, yaitu:
1. Tidak merokok atau mengurangi intensitas merokok, serta melindungi anak-anak dari asap rokok.
2. Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari.
3. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama buah dan sayur.
4. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
5. Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
6. Menjauhi alkohol dan narkoba.
7. Mengelola stres dengan baik agar pikiran dan tubuh tetap sehat.
> “Kalau masyarakatnya sehat, negaranya kuat. Kuncinya ada pada kesadaran diri untuk membiasakan gaya hidup sehat dan menularkannya kepada keluarga serta lingkungan sekitar,” pesan drg. Hj. Putih Sari.
Pada kesempatan yang sama, Witarsa, S.Kep., Ners, selaku Perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, juga memberikan penjelasan mendalam tentang makna dan tujuan pelaksanaan GERMAS. Menurutnya, GERMAS tidak hanya bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan nasional.
> “Dengan masyarakat yang sehat, produktivitas tentu meningkat. Masyarakat yang produktif akan mampu berkontribusi lebih banyak bagi lingkungan dan pembangunan,” ujar Witarsa.
Ia menjelaskan, apabila GERMAS dapat dilakukan secara menyeluruh oleh seluruh lapisan masyarakat, dampaknya akan sangat besar, terutama dalam menekan angka penyakit dan beban negara dalam pembiayaan kesehatan melalui BPJS.
> “Saat ini kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan masih tinggi. Jika masyarakat bisa mencegah penyakit sejak dini, maka beban pembiayaan negara pun akan berkurang,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Witarsa juga menyinggung tentang penataan dan pendataan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sedang dilakukan pemerintah. Ia mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan KIS secara aktif, baik dalam kondisi sehat maupun sakit.
> “Bagi masyarakat yang sudah memiliki KIS, mohon agar digunakan. Jika dalam tiga bulan tidak digunakan sama sekali, maka akan dilakukan perbaikan sistem pendataan. Jadi manfaatkan hak kesehatan yang telah diberikan pemerintah,” jelasnya.
Witarsa pun menekankan kembali pentingnya dua kebiasaan utama dalam GERMAS:
1. Aktivitas fisik secara rutin — minimal 30 menit sehari atau tiga kali seminggu untuk menjaga kebugaran.
2. Konsumsi makanan bergizi — dengan memperbanyak sayur, buah, dan makanan alami yang baik untuk tubuh.
Menutup kegiatan, drg. Hj. Putih Sari mengajak seluruh peserta untuk menjadi “agen perubahan” di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan bahwa gerakan kecil yang dimulai dari diri sendiri akan membawa dampak besar bagi bangsa.
> “Mari jadikan diri kita contoh bagi keluarga dan masyarakat. Ajarkan anak-anak kita makan sehat, berolahraga, dan rajin periksa kesehatan. Jika setiap rumah tangga bisa melakukannya, Indonesia akan tumbuh menjadi bangsa yang sehat, kuat, dan tangguh,” tutupnya penuh optimisme.
Kegiatan sosialisasi GERMAS di Cibarusah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara DPR RI, Kemenkes, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.


+ There are no comments
Add yours