GPMI Hadir Sebagai Harapan Baru: Mengusung Visi Indonesia Emas dan Keadilan Sosial untuk Semua

3 min read

Jakarta, 18 Juli 2025 — Dalam semangat pembaruan dan pengabdian kepada masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat Garuda Pejuang Masyarakat Indonesia (GPMI) resmi menetapkan Vicky Setiawan sebagai Ketua Umum dalam Musyawarah Luar Biasa yang digelar oleh para pendiri, Majelis Pembina, Dewan Kehormatan, dan tokoh-tokoh nasional lainnya. Penetapan ini merupakan hasil konsolidasi dan kesepakatan para pendiri yang ingin membawa GPMI ke arah yang lebih visioner dan berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.

Hadirnya GPMI bukan sekadar penambahan lembaga sosial, melainkan sebuah gerakan besar yang didukung oleh tokoh-tokoh berpengaruh, seperti Haji Asep Sanjaya, Syahril Amar Apriadi, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Ruddy Prasmalia, Brigadir Jenderal Polisi (Purn.) Edi Murdiyono, serta Kolonel Seno. Mereka adalah bagian dari support system kuat yang telah mendampingi pembentukan struktur dan jaringan GPMI sejak awal.

Ekspansi Menuju Seluruh Nusantara

Dalam waktu singkat, GPMI telah membangun jaringan aktif yang tersebar hampir di seluruh Pulau Jawa dan DKI Jakarta. Kolonel Seno bersama LBH Ivung (Pupung) sedang mempersiapkan ekspansi ke wilayah Jawa Tengah dengan menggandeng tokoh-tokoh masyarakat, kalangan purnawirawan TNI, dan profesional hukum. Sementara itu, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Ruddy Prasmalia akan menjadi ujung tombak perluasan organisasi di Kalimantan dan Sulawesi, dan Brigjen Pol (Purn.) Edi Murdiyono dipercaya untuk memimpin konsolidasi wilayah di Jawa Timur.

Menggelar Musyawarah Nasional

Dalam waktu dekat, GPMI akan mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) yang rencananya akan dihadiri oleh seluruh pengurus lama dan baru dari seluruh wilayah. Munas ini diharapkan menjadi tonggak awal penegasan visi dan misi organisasi yang berlandaskan Pancasila, demokrasi yang bermartabat, dan perjuangan untuk mempersatukan anak bangsa.

Ketua Umum GPMI, Vicky Setiawan, menyatakan komitmennya untuk membawa organisasi ini sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil dan kaum marjinal. “Kami hadir untuk membela masyarakat yang selama ini kurang mendapat perhatian. Kami ingin menjadikan GPMI sebagai kekuatan sosial yang nyata, membela kepentingan rakyat, dan menjadi mitra kritis pemerintah dalam mengawal kebijakan publik yang adil,” ujar Vicky dalam pernyataan resminya.

Mengawasi Pemerintahan, Melawan Korupsi

Lebih lanjut, Vicky menegaskan bahwa GPMI akan berperan aktif sebagai lembaga pengawas kebijakan pemerintah dan pelindung aspirasi rakyat. “Kami akan terus mengawasi jalannya pemerintahan agar jauh dari praktik korupsi yang merugikan bangsa. NKRI adalah harga mati, dan GPMI siap menjadi benteng moral untuk menjaga integritas negara,” tegasnya.

Visi Besar: Mewujudkan Indonesia Emas

Dengan mengusung visi “Indonesia Emas 2045”, GPMI bertekad mencetak generasi bangsa yang berakhlak mulia, berdaya saing global, dan memiliki semangat kebangsaan tinggi. Organisasi ini bercita-cita menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kebangsaan di Tanah Air.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong, GPMI berharap dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang berkelanjutan. Dari desa hingga kota, dari sabang hingga merauke, GPMI hadir untuk semua, demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours