Bekasi – Pengurus Kadipaten BKMB Bhagasasi Kabupaten Bekasi mengecam keras aksi pemasangan pamflet yang menutup gambar mata Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol kepemimpinan dan martabat masyarakat Bekasi.
Pernyataan tegas disampaikan oleh H. Obing Fachrudin selaku perwakilan pengurus Kadipaten BKMB Bhagasasi. Ia menyebut aksi tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat Bekasi yang menjunjung tinggi adab dan sopan santun.
“Saya, H. Obing Fachrudin, mewakili Pengurus Kadipaten BKMB Bhagasasi Kabupaten Bekasi, mengutuk keras pelaku yang membuat pamflet tersebut. Itu adalah penghinaan terhadap simbol orang Bekasi,” ujarnya.

Obing menegaskan bahwa masyarakat Bekasi dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai budaya leluhur dan selalu menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat. Ia pun mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dan memproses pelaku sesuai aturan yang berlaku.
“BKMB Bhagasasi mendesak pihak berwajib untuk memproses secara hukum. Semangat terus Bupati dan Wakil Bupati! Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pelaku dan motif di balik pemasangan pamflet tersebut.

