Karawang, Senin, 3 Maret 2025 – Ketua Umum Organisasi Masyarakat MASKAR (Masyarakat Karawang) menegaskan pentingnya komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah yang menyeluruh dan berkelanjutan. Dalam pernyataan resminya, ia memaparkan sejumlah tugas dan kewajiban strategis yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
Pertama, pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih melalui edukasi pengelolaan sampah yang baik dan benar. Upaya ini mencakup kampanye edukasi, pelatihan, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas lokal untuk menciptakan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Di bidang teknologi, pemerintah perlu melakukan penelitian dan pengembangan inovasi untuk mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan efektivitas penanganannya. Teknologi yang diterapkan harus ramah lingkungan, sesuai dengan kondisi lokal, serta memanfaatkan potensi dan kearifan masyarakat setempat.
Selain itu, pemerintah diimbau untuk:
1. Memfasilitasi sistem pengurangan, penanganan, dan daur ulang sampah berbasis partisipasi masyarakat dan dunia usaha.
2. Menyediakan sarana dan prasarana pengolahan sampah yang memadai, terjangkau, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
3. Mendorong pemanfaatan hasil olahan sampah sebagai produk bernilai ekonomi melalui kerja sama dengan pelaku UMKM dan industri.
4. Mengoptimalkan koordinasi antarperangkat daerah, lembaga pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat guna menciptakan integrasi dalam program pengelolaan sampah.
Terkait anggaran, Ketua MASKAR menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana masyarakat untuk pengelolaan sampah. “Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan secara terbuka, terutama dalam penyediaan infrastruktur dan teknologi pengolahan yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Sebagai penutup, MASKAR berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta guna mempercepat terwujudnya Karawang sebagai wilayah yang bersih, sehat, dan mandiri dalam pengelolaan limbah. “Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

