Umum
Beranda / Umum / Peltu Suyanto, Babinsa Desa Mulyasari: Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Jadi Fondasi Keamanan serta Kemajuan Desa

Peltu Suyanto, Babinsa Desa Mulyasari: Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Jadi Fondasi Keamanan serta Kemajuan Desa

KARAWANG — SWARAJABAR.ID — Terjaganya keamanan dan kondusivitas lingkungan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat tersebut menjadi perhatian Peltu Suyanto selaku Bintara Pembina Desa (Babinsa) Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, dalam agenda rapat minggon Pemerintah Desa Mulyasari, Rabu (14/10/2026).

Dalam keterangannya, Peltu Suyanto menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Mulyasari tetap terjaga berkat sinergi dan kerja sama yang baik antara TNI, Polri, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, keamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan hasil dari kepedulian dan partisipasi bersama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Ia menilai, komunikasi yang terbuka, koordinasi yang berkesinambungan, serta semangat gotong royong menjadi faktor penting dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.

“Keamanan dan kondusivitas wilayah harus kita jaga bersama. Sinergi TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar lingkungan tetap aman, harmonis, serta mendukung seluruh kegiatan pemerintahan dan pembangunan desa,” demikian pesan yang ditekankan Peltu Suyanto.

Sukamdi, Direktur BUMDes Mulyasari, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas: Perkuat Kemitraan Usaha, Serap Tenaga Kerja Lokal, dan Kawal Manfaat Ekonomi bagi Desa

## Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat, Pilar Kondusivitas Wilayah

Peltu Suyanto menegaskan bahwa kolaborasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi di tingkat kewilayahan.

Menurutnya, kedekatan aparat dengan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kepercayaan sekaligus mempercepat penanganan apabila muncul persoalan di lingkungan.

Keterlibatan ketua RT dan RW, kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, serta unsur kelembagaan lainnya juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban dan mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog.

Ia berharap masyarakat tidak bersikap pasif terhadap kondisi lingkungan, tetapi turut berperan dalam menjaga keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menyampaikan informasi kepada pihak terkait apabila menemukan potensi gangguan ketertiban.

Dalung, Ketua Karang Taruna Desa Mulyasari: Perkuat Pelatihan dan Penyaluran Tenaga Kerja, Pemuda Harus Jadi Penggerak Kemajuan Desa

Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem kewaspadaan lingkungan tanpa mengabaikan prinsip kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap ketentuan hukum.

Dengan sinergi yang terpelihara, Desa Mulyasari diharapkan terus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

## Keamanan yang Terjaga Mendukung Program Pemerintahan Desa

Dalam kesempatan tersebut, Peltu Suyanto juga menyoroti pentingnya situasi wilayah yang kondusif dalam mendukung pelaksanaan program-program Pemerintah Desa Mulyasari di bawah kepemimpinan Kepala Desa H. Margono, A.Md.

Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan suasana yang aman, stabil, dan harmonis agar berbagai agenda pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial dapat terlaksana secara optimal.

H. Margono, A.Md., Ketua APDESI Kabupaten Karawang: Milangkala Desa Mulyasari ke-45 Harus Jadi Momentum Kebersamaan, Pengabdian, dan Kemajuan Desa

Ketika masyarakat merasa aman, aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih baik, kegiatan kemasyarakatan lebih mudah dilaksanakan, dan komunikasi antara pemerintah desa dengan warga dapat berlangsung secara konstruktif.

Karena itu, menjaga keamanan bukan hanya berkaitan dengan pencegahan gangguan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

Peltu Suyanto berharap seluruh unsur masyarakat terus memberikan dukungan terhadap program pembangunan yang dijalankan pemerintah desa, dengan tetap mengedepankan komunikasi, partisipasi, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah desa semata. Diperlukan dukungan seluruh unsur, mulai dari aparat kewilayahan hingga masyarakat di tingkat RT dan RW.

## Kebersamaan dan Gotong Royong Harus Terus Dipelihara

Lebih lanjut, Peltu Suyanto mengajak seluruh masyarakat Desa Mulyasari untuk terus menjaga keharmonisan sosial di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Namun, setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik, musyawarah, dan sikap saling menghormati.

Ia berharap semangat gotong royong tidak hanya terlihat dalam kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, perhatian kepada warga yang membutuhkan, serta keterlibatan aktif dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat juga perlu diwujudkan dalam kegiatan kewilayahan yang bersifat preventif, seperti komunikasi sosial, pemantauan lingkungan, serta penyampaian imbauan keamanan dan ketertiban.

Melalui langkah tersebut, potensi persoalan dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara proporsional sesuai kewenangan masing-masing pihak.

## Bersama Mewujudkan Desa Mulyasari yang Aman dan Sejahtera

Peltu Suyanto menegaskan bahwa keamanan yang terjaga merupakan modal sosial yang harus dipelihara secara berkelanjutan. Kondusivitas wilayah akan semakin bermakna apabila berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan agar program-program Pemerintah Desa Mulyasari di bawah kepemimpinan H. Margono dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan keseimbangan antara stabilitas keamanan, kepemimpinan yang responsif, koordinasi antarlembaga, dan partisipasi masyarakat.

Karena itu, seluruh elemen desa diharapkan terus menjaga kebersamaan, memperkuat komunikasi, serta berkontribusi sesuai peran masing-masing dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

**“Mari kita jaga bersama keamanan dan keharmonisan Desa Mulyasari. Dengan sinergi TNI-Polri, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat, kita berharap setiap program pembangunan dapat berjalan lancar, lingkungan tetap kondusif, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,”** menjadi semangat yang ingin terus dibangun.

Pada akhirnya, keamanan bukan hanya tentang tidak adanya gangguan, melainkan juga tentang tumbuhnya rasa saling percaya, kuatnya solidaritas sosial, dan hadirnya ruang kehidupan yang memungkinkan masyarakat berkembang dengan tenang dan bermartabat.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Desa Mulyasari diharapkan semakin maju sebagai desa yang aman, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

https://www.tiktok.com/@swara_jabar?_r=1&_t=ZS-99lrpYWVd5x
× Advertisement
× Advertisement