Advertorial Nasional Redaksi Tokoh Kita
Beranda / Tokoh Kita / Hujan Dividen Sambut Mei 2025, Saatnya Masyarakat Ikut Untung dari Pasar Saham!

Hujan Dividen Sambut Mei 2025, Saatnya Masyarakat Ikut Untung dari Pasar Saham!

Jakarta – Mei 2025 menjadi bulan yang menggembirakan bagi para investor pasar modal. Sejumlah perusahaan besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya, dengan nilai yang tak sedikit. Momentum ini menjadi sinyal kuat bahwa berinvestasi di saham bukan hanya soal fluktuasi harga, tapi juga potensi pendapatan pasif yang nyata.

Data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan puluhan emiten, mulai dari sektor energi, perkebunan, hingga konsumer, telah menjadwalkan pembagian dividen hingga akhir Mei 2025. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah United Tractors (UNTR) yang membagikan dividen sebesar Rp1.484 per saham—salah satu yang tertinggi tahun ini.

“Dividen ini merupakan bentuk pembagian laba kepada masyarakat yang ikut berinvestasi. Artinya, siapa pun bisa memiliki bagian keuntungan dari perusahaan besar seperti UNTR atau Astra, cukup dengan membeli sahamnya,” kata analis pasar modal Rini Setiawan.

Tak hanya UNTR, nama-nama lain seperti Astra Agro Lestari (AALI), Prodia (PRDA), dan Tigaraksa Satria (TGKA) juga memberikan dividen menarik, mulai dari Rp172 hingga Rp300 per saham. Jumlah ini terbilang besar jika dikalikan dengan jumlah lembar saham yang dimiliki investor.

Lebih dari sekadar angka, pembagian dividen ini menunjukkan bahwa banyak perusahaan Indonesia berada dalam kondisi keuangan yang sehat dan berkomitmen pada pemegang saham. Ini sekaligus menjawab keraguan masyarakat yang masih ragu melirik saham sebagai instrumen investasi.

Sepakat Bersama, Edi Dadang Chandra & Ade Suwardi Dipastikan Aklamasi Pimpin Forkabi Depok 2026–2031

“Kalau kita menabung di bank, bunganya kecil. Tapi kalau punya saham di perusahaan yang rutin bagi dividen, kita bisa dapat ‘gaji tambahan’ setiap tahun. Ini peluang yang harus dimanfaatkan,” ujar Dwi Handoko, investor ritel asal Bekasi yang mengaku rutin membeli saham emiten pembagi dividen.

Investasi Saham Tak Harus Mahal

Banyak orang mengira investasi saham hanya untuk kalangan atas. Padahal, dengan modal mulai dari Rp100.000, masyarakat sudah bisa membeli saham perusahaan ternama. Apalagi, dengan kehadiran aplikasi sekuritas yang mudah diakses, proses membeli saham kini semudah belanja online.

Momentum pembagian dividen ini seharusnya menjadi titik awal literasi keuangan di masyarakat. Saham bukan lagi permainan elite, melainkan instrumen yang inklusif dan menjanjikan bagi siapa pun yang ingin mengelola keuangan secara cerdas.

Ayo Mulai Investasi Hari Ini

Keseruan ASASTA FUN RUN 2026 Peringati Hari Pelanggan Nasional, Ajak 1.000 Peserta Lari Bersama  

Dengan puluhan emiten sedang membagikan dividen dan prospek ekonomi Indonesia yang terus tumbuh, tak ada alasan untuk menunda investasi. Masyarakat diajak mulai belajar, memilih perusahaan yang sehat, dan menikmati hasilnya dalam jangka panjang.

“Ini bukan soal cepat kaya, tapi bagaimana kita ikut memiliki masa depan ekonomi negeri ini sambil membangun keuangan pribadi yang kuat,” tutup Rini.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

03

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

04

KPIC Kembali Mengukir Prestasi, Juara Umum II Kejurnas GWIS Open 2026 Jadi Bukti Ketangguhan Pembinaan Atlet Karawang

05

Bakti Sosial Serdik Sespimma Angkatan ke-76, Meneguhkan Kepemimpinan Polri yang Humanis di Langensari

× Advertisement
× Advertisement