Jabodetabek
Beranda / Jabodetabek / BKMB Bhagasa​si Kutuk Aksi Penghinaan Simbol Kepala Daerah Bekasi

BKMB Bhagasa​si Kutuk Aksi Penghinaan Simbol Kepala Daerah Bekasi

Bekasi – Pengurus Kadipaten BKMB Bhagasa​si Kabupaten Bekasi mengecam keras aksi pemasangan pamflet yang menutup gambar mata Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol kepemimpinan dan martabat masyarakat Bekasi.

Pernyataan tegas disampaikan oleh H. Obing Fachrudin selaku perwakilan pengurus Kadipaten BKMB Bhagasa​si. Ia menyebut aksi tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat Bekasi yang menjunjung tinggi adab dan sopan santun.

“Saya, H. Obing Fachrudin, mewakili Pengurus Kadipaten BKMB Bhagasa​si Kabupaten Bekasi, mengutuk keras pelaku yang membuat pamflet tersebut. Itu adalah penghinaan terhadap simbol orang Bekasi,” ujarnya.

Obing menegaskan bahwa masyarakat Bekasi dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai budaya leluhur dan selalu menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat. Ia pun mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dan memproses pelaku sesuai aturan yang berlaku.

Jelang Porprov XV Jabar, Cabor Pencak Silat Gelar Manager Meeting di DPRD Kota Bogor

“BKMB Bhagasa​si mendesak pihak berwajib untuk memproses secara hukum. Semangat terus Bupati dan Wakil Bupati! Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pelaku dan motif di balik pemasangan pamflet tersebut.

Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement