DEPOK — Musyawarah Daerah (Musda) VI FORKABI Kota Depok resmi berlangsung di Balai Rakyat Depok Utara, Sabtu (19/9/2026). Mengusung tema “Solidaritas Bersatu, Satu Tujuan”, acara ini menjadi tonggak baru arah kepemimpinan organisasi selama lima tahun ke depan.
Kegiatan yang dihadiri jajaran DPC se-Kota Depok, perwakilan Kesbangpol Pemkot Depok, Polres Metro Depok, Kodim 0508/Depok, Anggota DPRD, serta Ketua Umum DPP FORKABI H. Abdul Goni, menegaskan perubahan haluan organisasi: mengutamakan komunikasi dan sinergi, bukan kekuatan fisik.
Ketua Panitia Musda VI, Waji, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Depok dan seluruh unsur yang mendukung terselenggaranya acara. Ia juga menyoroti kemajuan yang diraih selama kepemimpinan Edi Dadang Chandra (Barok).

“FORKABI Kota Depok selama dipegang Barok, Alhamdulillah sudah banyak perubahan,” ucapnya. Waji menekankan, kekuatan organisasi sesungguhnya terletak pada kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi, bukan pada kekuatan fisik.
Sementara itu, Ketua Umum DPP FORKABI H. Abdul Goni mengingatkan seluruh kader untuk mengubah pola pikir.
“FORKABI bukan untuk ditakuti, tetapi disegani. Jangan gunakan otot, gunakan komunikasi yang baik,” tegasnya. Ia berharap organisasi mampu membangun sinergi erat bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat luas. Soal pemimpin terpilih, Abdul Goni menegaskan, “Siapapun yang terpilih nanti, itulah pemimpin kita” , pesan agar persatuan tetap terjaga pasca-Musda.
Proses pemilihan pun berjalan lancar. Karena hanya ada satu nama yang mendaftar, Edi Dadang Chandra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD FORKABI Kota Depok, didampingi Ade Suwardi sebagai Ketua MPOD untuk periode 2026–2031.
Musda VI ini bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan, melainkan komitmen bersama: memperkuat soliditas organisasi, memperluas jaringan komunikasi, dan mewujudkan FORKABI yang disegani karena manfaatnya bagi masyarakat Kota Depok.(Bro)


Komentar