Jelang Porprov XV Jabar, Cabor Pencak Silat Gelar Manager Meeting di DPRD Kota Bogor
KOTA BOGOR, SwaraJabar.id – Menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat tahun 2026 yang akan berlangsung pada tgl 4–9 November mendatang, cabang olahraga Pencak Silat menggelar rapat manajer atau Manager Meeting di Ruang Rapat DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda No. 25, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dan dihadiri oleh 21 manajer perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat, di antaranya Tasikmalaya, Kota Cimahi, Banjar, Kabupaten Garut, Kabupaten Subang, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, dan Kabupaten Indramayu.
Dalam sambutannya, perwakilan Panitia Besar Porprov XV Kota Bogor, Bapak Hortlan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. “Terima kasih kepada para peserta yang telah hadir dalam Manager Meeting ini. Kami berharap semoga Porprov nantinya berlangsung aman dan damai, sehingga ajang ini menjadi sarana untuk menuju Jabar Sukses di ajang yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kolonel Mustafa sebagai Dewan Hakim, menyampaikan bahwa kejuaraan pencak silat kali ini, berharap dijalankan dengan sebaik-baiknya sehingga rasa kepuasan semua perwakilan Daerah merasakan kepuasan, beliau menyampaikan kejuaraan ini bukan sekedar ajang bertanding antar-daerah, melainkan memiliki standar kualitas yang tinggi. “Kejuaraan silat ini mempertaruhkan nama daerah, sehingga kompetisi ini mempunyai kualitas yang bukan hanya kelas Jawa Barat, tetapi kelas dunia. Harapannya, jika diakui dunia, pencak silat dapat dipertandingkan di tingkat Olimpiade,” ungkapnya.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor, Subono Widoyoko juga menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan suka ria “Terima kasih kepada TD, Panwasrah, Panitia Besar Porprov, dan IPSI Jabar sehingga Manager Meeting ini berjalan dengan terarah. Semoga semua delegasi merasakan bahwa penyelenggaraan ini tidak hanya sukses penyelenggaraannya, tetapi juga sukses prestasi, sehingga para atlet dapat menapaki kesuksesan di Porprov, PON, hingga ajang internasional,” ucapnya.
Sebagai Technic Delegate (TD), Abdul Wahid memberikan penjelasan menyeluruh terkait aturan teknis pertandingan sekaligus menegaskan perannya sebagai penanggung jawab tertinggi secara teknis dari induk organisasi dalam mengawasi jalannya kejuaraan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah), Bapak Maryanto, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan resmi. “Tugas kami memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai aturan resmi. Segala keputusan strategis yang diambil wajib dipatuhi agar tidak terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan, serta menjamin regulasi dan pengawasan yang berjalan proporsional,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga Ketua Pelaksana, Firman Hidayat, menyampaikan bahwa ajang Porprov XV ini akan dijaga agar berlangsung dengan prinsip keadilan bertanding (fair play) dan penuh sportivitas. Ajang ini diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah se-Jawa Barat.
“Porprov bukan hanya sekadar pesta olahraga empat tahunan untuk mencari medali, melainkan momentum strategis pembinaan prestasi daerah, serta seleksi utama untuk menjaring atlet unggul Jawa Barat yang nantinya dapat dipersiapkan menuju kancah nasional maupun internasional,” jelas Firman.
Lanjutnya, “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta seluruh pihak terkait. Kami juga memohon maaf apabila nanti pada pelaksanaan terdapat segala kekurangan.”
Iapun mempersilahkan perwakilan panitia pelaksana Bapak Joko untuk menjelaskan Venue yang akan digunakan sebagai ajang Kejuaraan PORPROV JABAR KE XV di Kota Bogor.



Setelah sambutan-sambutan dari para ketua terkait acara dan panitia pelaksana, terakhir kegiatan memasuki materi yang disampaikan oleh Panwasrah menjelaskan tentang legalitas atlet dan juga dari TD yang menjelaskan tentang peraturan pertandingan.
Pria yang biasa dikenal dengan nama Kang Otoy ini menjelaskan tentang legalitas pertandingan, aturan, serta verifikasi peserta yang akan bertanding dari setiap daerah.
Dalam penutupannya di acara Manager Meeting, Bapak Wahyu, sebagai perwakilan Pengurus IPSI Jawa Barat. menyampaikan bahwa Manager Meeting ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan persiapan teknis dan penyelenggaraan cabang pencak silat berjalan dengan baik serta matang menjelang dimulainya Porprov XV Jawa Barat pada awal November 2026. (Liputan: Ugo / Editor: Prabu)




Komentar