MUSCAB PAN Se-Kabupaten Bekasi, H. Jamil: Kader Harus Hadir Menjadi Solusi bagi Rakyat, Bukan Sekadar Berpolitik

3 min read

KABUPATEN BEKASI – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bekasi, H. Jamil, S.E., S.Sos., menegaskan bahwa seluruh kader PAN harus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap gerak dan pengabdiannya. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Musyawarah Cabang (MUSCAB) PAN se-Kabupaten Bekasi, yang digelar pada Sabtu (27/6/2026) di Kantor DPD PAN Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Wilayah DPW PAN Jawa Barat, Ivan Fadillah, beserta jajaran pengurus dan calon pengurus DPC PAN se-Kabupaten Bekasi.

Dalam arahannya, H. Jamil menekankan bahwa makna membantu rakyat tidak boleh dipersempit hanya pada kegiatan sosial seperti pembagian sembako atau bantuan sesaat. Menurutnya, kader PAN harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga persoalan sosial lainnya.

“Membantu rakyat bukan hanya membagikan sembako atau bantuan sesaat. Ketika ada masyarakat yang kesulitan mengakses pendidikan, kita harus hadir membantu. Ketika ada warga yang mengalami kendala dalam pelayanan kesehatan, kita juga harus hadir. Begitu pula dengan berbagai persoalan lainnya. Itulah hakikat tugas kader Partai Amanat Nasional,” ujar H. Jamil.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan partai politik memiliki posisi strategis karena diakui dan diatur dalam sistem ketatanegaraan melalui undang-undang. Oleh sebab itu, kader PAN memiliki jalur konstitusional untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah tanpa harus selalu mengedepankan aksi demonstrasi.

Menurutnya, Ketua DPC PAN di setiap kecamatan harus mampu menjalankan fungsi advokasi masyarakat dengan membangun komunikasi yang baik bersama pemerintah kecamatan maupun seluruh pemangku kepentingan.

“Partai politik adalah jembatan antara rakyat dan pemerintah. Aspirasi masyarakat harus kita perjuangkan melalui mekanisme politik yang baik, santun, dan sesuai aturan. Kader PAN harus mampu menjadi penyambung suara rakyat sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mencari solusi,” tegasnya.

H. Jamil juga meminta seluruh pengurus DPC yang nantinya ditetapkan melalui MUSCAB agar segera membentuk kepengurusan ranting di seluruh desa dan kelurahan. Menurutnya, struktur organisasi hingga tingkat akar rumput merupakan kunci agar PAN semakin dekat dengan masyarakat serta mampu menyerap berbagai aspirasi secara cepat dan tepat.

Selain memperkuat konsolidasi organisasi, H. Jamil juga menyampaikan target politik PAN Kabupaten Bekasi pada Pemilu mendatang. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan arahan DPW PAN Jawa Barat, PAN Kabupaten Bekasi menargetkan sedikitnya satu kursi DPRD di setiap daerah pemilihan (dapil).

“Saat ini PAN memiliki tiga kursi di DPRD Kabupaten Bekasi. Ke depan kita harus bekerja lebih keras. Target kita minimal satu kursi di setiap dapil sehingga PAN memiliki tujuh kursi di DPRD Kabupaten Bekasi. Target ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk komitmen agar perjuangan dan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan lebih kuat di parlemen,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, H. Jamil memastikan DPD PAN Kabupaten Bekasi akan terus memberikan pendampingan dan memfasilitasi seluruh DPC dalam menjalankan berbagai kerja-kerja politik yang produktif, edukatif, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh kader untuk meluruskan niat dalam berpolitik sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada bangsa serta masyarakat.

“Mari luruskan niat kita. Politik bukan semata-mata tentang kekuasaan, tetapi tentang pengabdian. Ketika ada rakyat yang mengalami kesulitan, di situlah kader PAN harus hadir, mendengar, menyampaikan, dan memperjuangkannya. Jika semangat itu terus kita pegang, insyaallah PAN akan semakin dipercaya masyarakat dan semakin besar kontribusinya dalam membangun Kabupaten Bekasi,” pungkas H. Jamil.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours