Kabupaten Bekasi — Sosok Jamil, S.E., S.Sos. resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bekasi. Dalam pernyataan perdananya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (4/4/2026), Jamil menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi secara disiplin, terarah, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Menurut Jamil, kepemimpinan di tingkat daerah memiliki tanggung jawab strategis untuk menerjemahkan serta mengimplementasikan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN hingga ke tingkat wilayah. Ia menekankan bahwa seluruh keputusan dan target yang telah ditetapkan oleh DPP, termasuk struktur kepengurusan di tingkat provinsi Jawa Barat, menjadi pedoman utama yang harus dijalankan secara konsisten dan penuh tanggung jawab.
“Sebagai ketua di tingkat kabupaten, tentu kami memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan target yang telah ditetapkan oleh DPP dapat dilaksanakan dengan baik. Ini bukan hanya soal organisasi, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan politik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Jamil.
Lebih lanjut, Jamil mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama kepemimpinannya adalah memperkuat basis dukungan partai melalui kerja-kerja politik yang terukur dan berkelanjutan. Ia menyadari bahwa keberhasilan partai tidak semata diukur dari jumlah kursi legislatif, melainkan dari sejauh mana kehadiran partai mampu membangun kepercayaan publik.
Saat ini, PAN Kabupaten Bekasi terus berupaya meningkatkan keterwakilan di setiap daerah pemilihan (dapil), sejalan dengan harapan Ketua Umum PAN agar seluruh dapil dapat terisi secara optimal. Untuk mencapai target tersebut, Jamil menekankan pentingnya soliditas internal dan sinergi antar kader.
“Kita harus bekerja keras, membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik. Semua itu hanya bisa dicapai jika kita kompak, saling bahu-membahu, dan memiliki semangat kolektif dalam membangun partai,” tambahnya.
Dalam refleksinya terhadap kepemimpinan sebelumnya, Jamil juga menunjukkan sikap terbuka dan evaluatif. Ia mengakui bahwa dinamika organisasi adalah bagian dari proses pembelajaran yang harus disikapi secara bijak.
“Banyak pelajaran berharga dari kepemimpinan sebelumnya. Hal-hal yang masih kurang akan kita lengkapi, dan yang sudah baik tentu akan kita tingkatkan. Organisasi ini harus terus berkembang dengan semangat perbaikan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan arah kepemimpinan yang inklusif dan progresif, di mana konsolidasi internal dan penguatan kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama. Dengan pendekatan yang diplomatis dan berintegritas, Jamil optimistis PAN Kabupaten Bekasi dapat tumbuh sebagai kekuatan politik yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga relevan dan dipercaya oleh masyarakat.
Ke depan, di bawah kepemimpinan Jamil, DPD PAN Kabupaten Bekasi diharapkan mampu menghadirkan politik yang lebih substantif—tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pada pengabdian dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.


+ There are no comments
Add yours