Mekarjaya-Depok|SWARAJABAR.ID –
Semangat cinta, kepedulian, dan pengabdian kepada para ibu menjelma menjadi energi besar dalam perayaan Hari Ibu yang digelar PKK RW 07 Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok. Pada Minggu pagi, 21 Desember 2025, lebih dari 200 perempuan lintas usia berkumpul di Area Wisata Taman Rebana, menjadikan momentum Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan nyata merawat kesehatan dan memperkuat solidaritas warga.
Sejak pagi hari, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan senam zumba bersama Zin Lala yang menyulut antusiasme peserta. Tawa, gerak, dan semangat kebersamaan mengalir di antara para ibu, remaja, hingga lansia, menandai dimulainya perayaan yang sarat makna.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi lansia dan pra lansia yang meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, dan tensi darah. Layanan ini terselenggara berkat kolaborasi Puskesmas Sukmajaya, Klinik Charilda, Klinik Insan Medika, serta pengecekan QRMA oleh tim Kimia Farma untuk kelompok pra lansia. Upaya ini menjadi wujud kepedulian konkret terhadap kesehatan warga sebagai fondasi kesejahteraan keluarga.

Tak kalah penting, talkshow bertema “Ngobrol Tanpa Tabu Seputar Pubertas dan Kesehatan Reproduksi” menghadirkan Raoidah A’isyishofwah, Duta Genre Jawa Barat. Diskusi yang edukatif dan inspiratif ini membuka ruang dialog sehat bagi para remaja, menegaskan bahwa pendidikan kesehatan sejak dini adalah investasi bagi masa depan generasi bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, pelayanan Posyandu 6 SPM RW 07 turut dihadirkan sebagai model kolaborasi elemen organisasi kemasyarakatan, melibatkan PKK, Posyandu, Posbindu, KWT, RW Ramah Anak, Pos PAUD, pengurus RW, serta relawan warga. Sinergi ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan yang kuat lahir dari kebersamaan dan kepedulian kolektif.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan digelarnya lomba masak nasi goreng yang melibatkan lansia dan remaja. Lomba ini tidak hanya memupuk kreativitas, tetapi juga mempererat hubungan lintas generasi. Hasilnya, juara pertama diraih RT 08, juara kedua RT 012, juara ketiga RT 010, dan juara favorit RT 03.
Di sisi lain, bazar UMKM warga menyuguhkan aneka kudapan olahan rumahan, layanan konsultasi kesehatan gigi dari Dental Satu, serta penyediaan obat dan vitamin, menambah nilai ekonomi dan edukasi kesehatan dalam satu rangkaian kegiatan.

Ketua Posyandu 6 SPM RW 07 sekaligus Ketua Panitia, Dinni Dwi Arvini, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu ini adalah bentuk nyata bakti anak kepada orang tua, khususnya para ibu.
“Kasih sayang kepada orang tua adalah yang utama, terutama dalam menjaga kesehatan. Bersama para perempuan penggerak dan pejuang warga, kami bergerak tanpa kenal lelah untuk pelayanan kesehatan dan membuktikan betapa mulianya para ibu bagi kami. Untuk para remaja, kami berharap pengetahuan dan motivasi yang diberikan hari ini dapat membentuk karakter pemimpin bangsa di masa depan, yang lahir dari RW 07,” ujarnya penuh haru.
Pada momen yang sama, disampaikan pula berbagai capaian dan prestasi RW 07 sepanjang 2021–2025 di tingkat kelurahan dan kecamatan, di antaranya: Juara 1 Senam Lansia (2023), Juara 3 Lomba Hatinya PKK, Juara Harapan 2 Lomba Mendongeng, Juara 1 Lomba Tumpeng Tingkat Kelurahan, Juara 1 Lomba Rumah Sehat (2024), Juara 2 Lomba Cipta B2SA, Juara 2 Lomba Lingkungan Tingkat Kecamatan, Juara 1 Lomba Tumpeng Tingkat Kelurahan, Juara 2 Kebersihan Klaster Perumahan (2022), Juara 3 Kebersihan Klaster Perumahan (2025), serta Juara 1 Stand UMKM Terbaik (2023).

Sementara itu, Lurah Mekarjaya, Dra.Nelda Purnadia Wardhani , dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan kesehatan sejak usia dini hingga lansia.
“Pengecekan kesehatan secara periodik dapat menurunkan risiko komplikasi, meningkatkan kualitas hidup, dan membantu menyesuaikan gaya hidup sehat sesuai data tubuh. Melalui peringatan Hari Ibu ini, saya berharap RW 07 menjadi lingkungan yang semakin nyaman, warganya sehat dan bahagia. Mari bersama-sama mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan menjadi relawan kesehatan—dari warga, oleh warga, dan untuk warga RW 07,” tuturnya.
Perayaan Hari Ibu PKK RW 07 Mekarjaya pun menjadi potret nyata kekuatan perempuan, solidaritas warga, dan kepedulian lintas generasi. Sebuah peringatan yang tidak hanya merayakan ibu sebagai simbol kasih, tetapi juga meneguhkan peran mereka sebagai penjaga kesehatan, pendidik karakter, dan fondasi masa depan bangsa.(Bro)


+ There are no comments
Add yours