PERURI Peduli Veteran Karawang, 59 Paket Sembako Menjadi Simbol Penghormatan: Jangan Biarkan Jasa Pejuang Tergerus Zaman

3 min read

KARAWANG — Ada sejarah yang tidak boleh sekadar dikenang melalui upacara. Ada pengabdian yang tidak cukup dibalas dengan seremoni. Dan ada jasa para pejuang yang harus terus ditempatkan dalam ingatan kolektif bangsa.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat itulah yang tercermin dalam kepedulian Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) kepada para veteran di Kabupaten Karawang. Sebanyak 59 paket sembako disalurkan kepada para veteran yang tergabung dalam DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Karawang.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Aula Kodim 0604/Karawang dan diterima oleh Ketua DPC LVRI Karawang. Momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda kepedulian sosial, tetapi juga menghadirkan pesan kebangsaan tentang pentingnya menjaga penghormatan terhadap generasi yang pernah mengabdikan dirinya dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia.

DPC LVRI Karawang menaungi para veteran dari tiga generasi pengabdian, yakni Veteran PKRI, Veteran Pembela, dan Veteran Perdamaian (PBB). Mereka adalah bagian dari sejarah hidup bangsa—generasi yang mengalami secara langsung dinamika perjuangan dan pengabdian dalam mempertahankan kepentingan negara serta perdamaian.

Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, perhatian kepada para veteran menjadi semakin relevan. Sebab, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat hari ini memiliki akar sejarah yang panjang. Di dalamnya terdapat pengorbanan manusia-manusia yang memilih mengabdikan dirinya untuk sesuatu yang lebih besar daripada kepentingan pribadi.

Sekretaris PC PPM Karawang, Asep Saepudin atau ASDO, memberikan apresiasi atas kepedulian PERURI tersebut. Baginya, nilai sebuah bantuan tidak semata-mata terletak pada apa yang diberikan, tetapi juga pada penghormatan dan kepedulian yang menyertainya.

«“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PERURI atas kepeduliannya kepada para veteran. Bantuan ini bukan sekadar paket sembako, tetapi merupakan simbol penghormatan kepada orang-orang yang telah memberikan pengabdian terbaiknya untuk bangsa dan negara,” ujar ASDO.»

Menurut ASDO, generasi saat ini memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa perjalanan sejarah perjuangan bangsa tidak terputus oleh pergantian generasi. Menghormati veteran, kata dia, bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan mengambil nilai-nilai perjuangan untuk membangun masa depan.

«“Jangan sampai generasi hari ini hanya menikmati kemerdekaan, tetapi lupa kepada siapa kita harus berterima kasih. Jasa para veteran harus terus dikenang, dihormati dan diwariskan nilai perjuangannya kepada generasi penerus,” tegasnya.»

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kodim 0604/Karawang itu sekaligus memperlihatkan pentingnya komunikasi sosial antara unsur TNI, keluarga besar TNI, organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen masyarakat. Ruang komunikasi semacam ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ikatan kebangsaan sekaligus menjaga kepedulian terhadap para senior yang telah memberikan pengabdian.

Lebih dari sekadar penyerahan bantuan, peristiwa tersebut menyampaikan sebuah pesan sederhana namun mendalam: kemerdekaan akan kehilangan sebagian maknanya apabila generasi penerus melupakan orang-orang yang pernah memperjuangkannya.

Karena itu, 59 paket sembako yang diserahkan PERURI bukan hanya tentang kebutuhan sehari-hari. Ia menjadi simbol bahwa di tengah pembangunan dan modernisasi, masih terdapat ruang untuk mengenang, menghormati dan menghargai mereka yang telah menorehkan pengabdian dalam perjalanan Republik.

Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu menatap masa depan, tetapi juga bangsa yang tahu bagaimana menghormati sejarah. Sebab dari sejarah itulah karakter kebangsaan dibentuk, dari pengabdian itulah keteladanan diwariskan, dan dari penghormatan kepada para pejuang itulah semangat kemerdekaan akan terus menemukan maknanya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours