Dari Dialog Hingga Aksi Sosial, Silaturahmi Lintas Agama Warnai Kebersamaan di Karawang

Karawang — Semangat kebersamaan dan persaudaraan lintas iman terasa hangat dalam kegiatan Silaturahmi Lintas Agama & Lintas Iman bertema “Ngopi Bareng & Berbagi Kasih” yang diselenggarakan oleh Persekutuan Gereja Indonesia Setempat (PGIS) Kabupaten Karawang, bertempat di Graha Immanuel Kabupaten Karawang, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang dialog dan silaturahmi lintas iman, tetapi juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial melalui pembagian bingkisan sembako. Bantuan tersebut disalurkan kepada perwakilan umat beragama, pimpinan organisasi keagamaan, para pendeta, peserta yang hadir, serta masyarakat terdampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Aksi ini menjadi simbol nyata bahwa nilai kemanusiaan melampaui sekat perbedaan keyakinan.

Ketua PGIS Kabupaten Karawang, Pendeta Agus Paulus Husen, menegaskan
bahwa kegiatan “Ngopi Bareng & Berbagi Kasih” merupakan wujud komitmen PGIS untuk terus bergandengan tangan dengan seluruh elemen lintas agama dalam membangun Kabupaten Karawang yang rukun dan harmonis. Menurutnya, kepedulian sosial dan semangat berbagi merupakan bahasa universal yang mampu mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.

“Melalui silaturahmi lintas agama ini, kami ingin menegaskan bahwa PGIS siap selalu bersinergi dan mendukung program-program FKUB, demi terwujudnya Karawang Maju, rukun lintas agama dan lintas iman,” ujar Pendeta Agus Paulus Husen.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua FKUB Kabupaten Karawang, Kiai Haji Masykur H. Mansur, pimpinan Pondok Pesantren Sumber Barokah Kiai Haji Mustaghfirin, Tokoh Masyarakat Katolik Ikuten Sitepu dan Tigor Sitinjak yang mewakili umat Katolik, serta perwakilan umat Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kehadiran para tokoh lintas iman tersebut semakin menegaskan kuatnya semangat persaudaraan dan kebersamaan di Kabupaten Karawang.

Ketua FKUB Kabupaten Karawang, Kiai Haji Masykur H. Mansur, mengapresiasi penuh terselenggaranya kegiatan Silaturahmi Lintas Agama ini. Ia menilai bahwa kegiatan yang dipadukan dengan aksi sosial seperti pembagian sembako mencerminkan praktik nyata moderasi beragama dan kepedulian antarumat.

“Kerukunan umat beragama harus terus dirawat, bukan hanya melalui dialog, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi contoh baik bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Silaturahmi Lintas Agama bertema “Ngopi Bareng & Berbagi Kasih” ini, diharapkan semangat toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial semakin mengakar, serta menjadi inspirasi bahwa Kabupaten Karawang adalah rumah bersama yang damai, rukun, dan harmonis bagi seluruh umat beragama.

Bagikan berita/artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *