AKP Iwan Budijanto,.S.H,. Tekankan Kolaborasi dan Kondusivitas Pilkades Serentak, KUA Pangkalan Dorong Pembangunan Sarana Ibadah
KARAWANG, Swarajabar.id — Pemerintah Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, kembali menggelar kegiatan Minggon Kecamatan sebagai forum koordinasi lintas sektor untuk membahas berbagai persoalan strategis di tengah masyarakat. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) tersebut, sejumlah isu menjadi perhatian bersama, mulai dari kekeringan akibat musim kemarau panjang, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digital serentak, hingga pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034.
Kegiatan Minggon ini menjadi ruang penting bagi unsur pemerintahan, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat komunikasi, menyelaraskan langkah, serta memastikan berbagai agenda pelayanan dan pembangunan masyarakat dapat berjalan secara tertib, aman, dan berkelanjutan.
Sekretaris Kecamatan Pangkalan, Wahyu Wibisana, menyampaikan bahwa persoalan kekeringan dan dampak musim kemarau panjang masih menjadi salah satu perhatian yang perlu dikoordinasikan bersama. Kondisi tersebut membutuhkan kepedulian serta langkah antisipatif dari seluruh unsur terkait agar kebutuhan masyarakat tetap mendapatkan perhatian.
Selain itu, persiapan Pilkades digital serentak dan rangkaian proses pengisian anggota BPD periode 2026–2034 turut menjadi pokok pembahasan. Koordinasi antarpihak dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan, dengan mengedepankan transparansi, ketertiban, dan partisipasi masyarakat.
AKP Iwan Budijanto,.S.H,.: Kolaborasi Menjadi Kunci Sukses Pilkades
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pangkalan, AKP Iwan Budidjanto, menyampaikan apresiasi kepada para Ketua Panitia 11 yang telah melaksanakan tahapan pengumuman hasil tes, penetapan, dan pengundian nomor urut calon kepala desa dengan aman dan lancar.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tahapan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kecamatan Pangkalan.
Ia berharap keberhasilan yang telah dicapai dapat menjadi fondasi kuat untuk menghadapi tahapan berikutnya, sehingga seluruh rangkaian Pilkades digital serentak dapat berlangsung sesuai aturan dan rencana yang telah ditetapkan.
“Pertama, tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Bapak selaku Ketua Panitia 11. Tahapan pengumuman hasil tes, penetapan, dan pengundian nomor urut kemarin dapat berjalan dengan sukses, aman, dan tanpa kejadian yang mengganggu situasi keamanan. Ini tentu berkat kerja sama kita semua,” ungkap AKP Iwan.
Ia menegaskan, kepolisian, baik jajaran Polsek Pangkalan maupun Polres Karawang, siap mendukung pelaksanaan Pilkades melalui pelayanan, pengamanan, serta koordinasi dengan seluruh unsur penyelenggara.
Baginya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga suasana demokrasi yang sehat, menghormati perbedaan pilihan, serta menerima hasil pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku.
Antisipasi Kerawanan Sejak Dini, Kedepankan Edukasi dan Komunikasi
AKP Iwan juga mengingatkan para panitia agar tidak mengabaikan informasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan selama tahapan Pilkades berlangsung.
Ia meminta agar setiap indikasi gangguan keamanan segera dikomunikasikan kepada Bhabinkamtibmas, dirinya selaku Kapolsek, maupun jajaran intelijen kepolisian untuk dilakukan langkah antisipasi secara tepat.
Menurutnya, komunikasi sejak dini merupakan langkah penting untuk mencegah persoalan kecil berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Apabila ada informasi yang dianggap berpotensi menimbulkan kerawanan, silakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, dengan saya, ataupun dengan jajaran intelijen. Selama masih berupa informasi awal, kita bisa melakukan pendekatan dan edukasi bersama agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi gangguan keamanan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan adanya rencana silaturahmi bersama kepada para calon kepala desa. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk membangun komitmen bersama agar para calon dapat berkompetisi secara sehat, menaati ketentuan, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para calon, tetapi juga kepada tim sukses, simpatisan, dan seluruh elemen masyarakat. Sebab, suasana Pilkades yang aman bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan hasil kesadaran dan kedewasaan demokrasi seluruh warga.
AKP Iwan berharap masyarakat dapat menentukan pilihannya secara bebas dan bertanggung jawab berdasarkan pertimbangan yang rasional, rekam jejak, kapasitas, serta kemampuan calon dalam memimpin dan memajukan desa.
Pilkades Digital Membutuhkan Partisipasi Masyarakat yang Tertib
Seiring dengan pelaksanaan Pilkades digital serentak, pemutakhiran data pemilih juga menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian serius.
Data pemilih yang akurat merupakan salah satu unsur penting dalam menjamin pelaksanaan pemilihan berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, masyarakat diharapkan turut memeriksa status pendaftarannya serta menyampaikan koreksi apabila ditemukan ketidaksesuaian data melalui mekanisme resmi yang ditetapkan penyelenggara.
Termasuk di dalamnya adalah penanganan data warga yang telah meninggal dunia, warga yang belum terdaftar, maupun data lain yang memerlukan pembaruan sesuai ketentuan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan proses demokrasi di tingkat desa berlangsung secara tertib, transparan, dan memberikan ruang partisipasi yang semestinya bagi masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan Pilkades digital tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada ketepatan data, profesionalitas penyelenggara, serta pemahaman masyarakat terhadap prosedur pemilihan.
KUA Pangkalan Dorong Pembangunan Masjid dan Penguatan Kehidupan Keagamaan
Di bidang keagamaan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pangkalan turut menyampaikan perkembangan pembangunan sarana ibadah yang didukung oleh donatur.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan peluncuran program pembangunan masjid dengan dukungan sumbangan dari donatur. Program tersebut memiliki target pengerjaan selama tiga bulan.
Selain itu, direncanakan pula pembangunan masjid di tepi jalan di Desa Jatilaksana sebagai bagian dari upaya memperluas ketersediaan sarana ibadah bagi masyarakat.
Rencana pembangunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar maupun masyarakat yang melintas, sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan keagamaan, silaturahmi, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dukungan para donatur dalam pembangunan fasilitas keagamaan juga menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian diharapkan dapat terus tumbuh untuk mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pangkalan yang Aman dan Sejahtera
Pembahasan dalam Minggon Kecamatan Pangkalan mencerminkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Persoalan kekeringan memerlukan koordinasi dan kepedulian sosial, pelaksanaan Pilkades membutuhkan integritas serta kedewasaan demokrasi, sedangkan pembangunan sarana ibadah memerlukan partisipasi dan semangat gotong royong.
Melalui forum koordinasi seperti Minggon Kecamatan, setiap unsur memiliki kesempatan untuk menyampaikan perkembangan, mengidentifikasi persoalan, dan menyusun langkah bersama sesuai tugas serta kewenangannya.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berlanjut dalam tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan komunikasi yang terbuka, koordinasi yang konsisten, dan komitmen bersama untuk menjaga kepentingan publik, Kecamatan Pangkalan diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus menyukseskan agenda pemerintahan dan demokrasi desa.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya ditentukan oleh kebijakan dan program yang direncanakan, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama, menjaga persatuan, serta menempatkan kepentingan bersama di atas perbedaan.




Komentar