Umum
Beranda / Umum / Ketua WBI H. Apud Syaepudin Nilai Hj. Ani Siti Rohmah HH Sosok yang Pantas Memimpin Kalijaya

Ketua WBI H. Apud Syaepudin Nilai Hj. Ani Siti Rohmah HH Sosok yang Pantas Memimpin Kalijaya

BEKASI — Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026, dinamika politik di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, semakin mendapat perhatian. Sejumlah figur mulai memperkenalkan visi dan kapasitasnya untuk memimpin Desa Kalijaya periode 2026–2034, salah satunya Hj. Ani Siti Rohmah HH, calon dengan nomor urut 1.

Di tengah dinamika tersebut, H. Apud Syaepudin, Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Bekasi (FKWB), sekaligus Ketua FKDM Kabupaten Bekasi dan Ketua DPC Warga Bumiputera Indonesia (WBI) Kabupaten Bekasi, menilai Hj. Ani Siti Rohmah HH merupakan figur yang memiliki kelayakan untuk memimpin Desa Kalijaya.

Menurut H. Apud, kelayakan seorang calon kepala desa tidak cukup hanya diukur dari popularitas maupun kekuatan dukungan, tetapi harus dilihat dari kapasitas kepemimpinan, integritas, kemampuan memahami persoalan masyarakat, serta kesanggupan menerjemahkan aspirasi warga menjadi kebijakan dan program yang nyata.

Dalam pandangannya, Hj. Ani Siti Rohmah HH memiliki sejumlah karakter yang relevan dengan kebutuhan kepemimpinan Desa Kalijaya ke depan. Sosok pemimpin desa, menurut H. Apud, harus mampu berdiri di tengah seluruh masyarakat dan membangun pemerintahan yang terbuka, komunikatif serta memberikan ruang yang setara bagi berbagai kelompok masyarakat.

Putih Sari: Pembangunan Keluarga Harus Melibatkan Semua, dari Remaja hingga Lansia

“Bagi saya, Hj. Ani Siti Rohmah HH merupakan figur yang sangat pantas untuk mendapatkan kepercayaan dan kesempatan mengabdi bagi masyarakat Kalijaya. Yang menjadi pertimbangan bukan sekadar soal kontestasi, tetapi bagaimana melihat kapasitas, karakter, komitmen dan kesiapannya dalam menjalankan amanah sebagai kepala desa,” demikian pandangan H. Apud jika memang sesuai dengan pernyataan beliau.

Ia menilai Kalijaya membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya mampu menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, penguatan generasi muda, perlindungan sosial, hingga transparansi pengelolaan pemerintahan desa menjadi bagian penting dari tantangan kepemimpinan mendatang.

Karena itu, H. Apud melihat figur kepala desa ideal adalah sosok yang mampu mengubah kepercayaan masyarakat menjadi tanggung jawab pengabdian. Pemimpin tidak cukup memiliki visi yang baik, tetapi juga harus memiliki kemampuan membangun kerja sama dengan masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku usaha, serta berbagai organisasi yang ada di desa.

Bagi H. Apud, dukungan terhadap Hj. Ani Siti Rohmah HH juga harus ditempatkan dalam semangat demokrasi yang dewasa. Perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Pilkades, tetapi persaudaraan masyarakat harus tetap menjadi fondasi utama.

Putih Sari Dorong Perlindungan Pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan, Warga Waringin Jaya Diajak Pahami Pentingnya Jaminan Sosial

“Kalijaya adalah milik seluruh masyarakat. Karena itu, siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah harus mampu menjadi pemimpin bagi semua, bukan hanya bagi mereka yang memberikan dukungan. Itulah ukuran kepemimpinan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Dengan demikian, penilaian H. Apud terhadap Hj. Ani Siti Rohmah HH tidak semata-mata diletakkan pada angka urut dalam kontestasi, melainkan pada harapan terhadap hadirnya sosok pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas dan komitmen untuk mengabdikan diri bagi kemajuan Desa Kalijaya.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement