Jabodetabek Tribrata
Beranda / Tribrata / Kapolres Metro Bekasi Disambut Dukungan Penuh: Zuli Zulkipli, FORTAL, dan Mbah Goen Apresiasi Sikap Tegas Perangi Obat Daftar “G”

Kapolres Metro Bekasi Disambut Dukungan Penuh: Zuli Zulkipli, FORTAL, dan Mbah Goen Apresiasi Sikap Tegas Perangi Obat Daftar “G”

Bekasi – Komitmen Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa untuk memberantas peredaran obat keras daftar “G” terus menuai dukungan luas. Setelah instruksi tegasnya memerintahkan penangkapan bandar dan pengedar tanpa kompromi, gelombang apresiasi datang dari berbagai tokoh dan organisasi masyarakat.

Zuli Zulkipli, S.H., Pembina FORTAL (Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang) sekaligus Ketua LBH ARJUNA, menilai langkah Mustofa adalah sikap berani yang telah lama ditunggu publik.

“Ini sikap yang memang perlu dan harus dibuktikan secara nyata. Kami menunggu langkah tegas dan cerdas Kapolres Metro Bekasi itu segera diwujudkan,” tegasnya.

Polres Cilegon Bergerak Cepat Cek Lokasi yang Diduga Jadi Penimbunan BBM Ilegal

Di bawah kepemimpinan Kang Edo, FORTAL selama ini dikenal sebagai gerakan yang masif, terstruktur, dan konsisten memerangi peredaran obat terlarang—tidak hanya menyuarakan bahaya dan memberi edukasi, tetapi juga terjun langsung menghadapi bandar dan oknum yang terlibat.

Ketua Umum FORTAL Kang Edo menegaskan bahwa sikap Kapolres Mustofa sejalan dengan harapan masyarakat:

“Kami mengapresiasi sikap dan statemen Kapolres Metro Bekasi. Inilah yang menjadi harapan besar FORTAL dan masyarakat Kabupaten Bekasi. Peredaran obat terlarang tipe G selama ini sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan kabupaten dan kota di sekitar Bekasi merasa resah, karena mereka menilai Bekasi adalah pusat peredaran dan sumber masalah dari obat terlarang tipe G tersebut,” ujarnya.

Peringati Hari Tata Ruang Nasional, Kapolda Banten Ajak Jaga Tata Ruang

Bahkan Dewan Pendiri FORTAL, Gunawan (Mbah Goen), yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LSM SNIPER, memberikan peringatan keras mengenai kondisi darurat.

“Kabupaten Bekasi saat ini sudah darurat obat terlarang golongan G. Untuk itu kami mendesak jajaran kepolisian, khususnya Polres Metro Kabupaten Bekasi, agar bergerak cepat. Langkah ini harus didukung oleh FORKOPIMDA bersama masyarakat untuk memberangus peredaran Tramadol, Eksimer, dan obat golongan G di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Polres Metro Bekasi telah berhasil menggagalkan distribusi ribuan butir obat terlarang dan menangkap jaringan pengedarnya, menunjukkan bahwa komitmen Mustofa bukan sekadar wacana.

Dengan dukungan tokoh hukum seperti Zuli Zulkipli, gerakan masif FORTAL di bawah Kang Edo, dan desakan tegas Mbah Goen, perang melawan obat daftar G kini menjadi gerakan kolektif masyarakat Bekasi—sebuah sinyal kuat bahwa peredaran obat terlarang tidak lagi mendapat tempat di wilayah tersebut.

Pelaku Pencurian dan Perusakan 1 Set Mesin Stone Crusher Masih Berkeliaran, Korban Pemilik Pertanyakan Kinerja Polres Klaten dan Bawa Kasusnya Ke Komisi III
Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

× Advertisement
× Advertisement