Wakil Wali Kota Bekasi Apresiasi Soliditas Kadin Usai Mukota VI, Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah

3 min read

KOTA BEKASI — Pelaksanaan Musyawarah Kota (Mukota) VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi menjadi momentum strategis dalam memperkuat persatuan serta konsolidasi dunia usaha di Kota Patriot. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang menilai soliditas organisasi pengusaha memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan semangat kolaboratif, Mukota VI Kadin Kota Bekasi tidak hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi juga mencerminkan kedewasaan demokrasi dan komitmen bersama untuk membangun iklim usaha yang sehat, produktif, dan kondusif di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan sinergi kuat bersama dunia usaha guna menghadapi tantangan pembangunan, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Persatuan menjadi modal utama dalam membangun daerah. Ketika dunia usaha solid dan mampu menjaga kebersamaan, maka stabilitas ekonomi daerah juga akan semakin kuat. Pemerintah Kota Bekasi tentu menyambut baik semangat persatuan yang ditunjukkan Kadin Kota Bekasi melalui Mukota VI ini,” ujarnya.

Ia juga menilai Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Menurutnya, keberadaan organisasi pengusaha tidak hanya berorientasi pada kepentingan bisnis, tetapi juga harus mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Mukota VI Kadin Kota Bekasi turut menjadi perhatian berbagai kalangan karena menghadirkan proses organisasi yang berjalan kondusif dan demokratis. Kehadiran calon tunggal Ketua Kadin Kota Bekasi periode 2026–2031, Qadar Ruslan Siregar, dipandang sebagai simbol menguatnya konsensus dan persatuan internal organisasi setelah melalui berbagai dinamika sebelumnya.

Semangat rekonsiliasi dan persatuan tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi Kadin untuk lebih fokus menghadapi tantangan ekonomi ke depan, termasuk penguatan sektor UMKM, peningkatan daya saing industri lokal, transformasi digital usaha, hingga perluasan investasi yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pengamat menilai, harmonisasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan global yang terus berkembang. Karena itu, komunikasi yang sehat, terbuka, dan penuh integritas harus terus dijaga agar iklim investasi dan pertumbuhan usaha di Kota Bekasi tetap positif.

Mukota VI Kadin Kota Bekasi diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, melainkan juga menjadi titik awal lahirnya semangat baru untuk memperkuat peran organisasi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih progresif, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Dengan terbangunnya soliditas internal serta dukungan pemerintah daerah, Kadin Kota Bekasi diharapkan mampu menjadi rumah besar bagi para pelaku usaha untuk tumbuh bersama, menciptakan inovasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bekasi di masa depan.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours