ASDO dan H. Sunarno Soroti Kepedulian Pemkab Karawang terhadap Veteran

2 min read

KARAWANG — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semestinya menjadi momentum untuk kembali menghormati para veteran yang pernah berjuang mempertahankan kemerdekaan. Namun, di tengah kemeriahan perayaan, muncul keprihatinan mengenai sejauh mana perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap nasib dan kesejahteraan para veteran.

ASDO, Sekretaris PC PPM Karawang, bersama H. Sunarno, Ketua DPC LVRI Karawang, menilai penghormatan kepada veteran tidak boleh berhenti pada seremoni setiap 17 Agustus. Veteran bukan sekadar simbol dalam upacara, melainkan pelaku sekaligus saksi sejarah yang telah memberikan bagian penting dari hidupnya untuk bangsa dan negara.

Menurut keduanya, perhatian terhadap veteran semestinya diwujudkan melalui kebijakan dan kepedulian yang nyata. Jangan sampai para veteran hanya mendapat tempat ketika upacara berlangsung, sementara setelah seremoni berakhir, keberadaan dan kebutuhan mereka kembali terlupakan.

Karawang sendiri memiliki posisi penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 menjadi bagian penting dari rangkaian menuju Proklamasi. Karena itu, menurut ASDO dan H. Sunarno, daerah dengan jejak sejarah sebesar Karawang seharusnya memiliki kepedulian yang kuat terhadap para pelaku sejarah.

Mereka juga mengingatkan bahwa menjaga sejarah bukan hanya merawat situs atau menggelar kegiatan seremonial. Menjaga sejarah berarti merawat manusia yang pernah menjadi bagian dari sejarah tersebut. Para veteran yang masih hidup merupakan sumber kesaksian yang sangat berharga bagi generasi penerus.

ASDO dan H. Sunarno berharap Bupati Karawang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang dapat meningkatkan perhatian terhadap veteran, baik melalui dukungan sosial, kesehatan, kesejahteraan, penghormatan kelembagaan maupun pelibatan mereka dalam pendidikan sejarah dan kebangsaan.

Keduanya menilai kritik tersebut bukan dimaksudkan untuk mengurangi makna perayaan kemerdekaan, melainkan sebagai pengingat agar semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kemeriahan. Jika pemerintah mampu menghadirkan berbagai kegiatan untuk merayakan kemerdekaan, maka perhatian kepada para pejuang juga semestinya menjadi bagian dari prioritas.

Veteran tidak meminta masa lalu dikembalikan. Mereka hanya layak mendapatkan penghormatan yang pantas atas pengabdian yang telah diberikan. Karena itu, kehadiran negara seharusnya dapat dirasakan para veteran bukan hanya ketika mereka berdiri dalam barisan upacara, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

ASDO dan H. Sunarno mengajak Pemerintah Kabupaten Karawang serta seluruh masyarakat untuk menjaga api sejarah kemerdekaan. Jangan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi hormati mereka yang memperjuangkannya. Jangan hanya mengenang veteran, tetapi pastikan mereka tidak merasa dilupakan oleh negara yang dahulu mereka perjuangkan.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours