Seputar Jabar
Beranda / Seputar Jabar / Ketua Paguyuban Sundawani Karawang Beserta Masyarakat Karawang Kecam Dugaan Pelecehan terhadap Suku Sunda

Ketua Paguyuban Sundawani Karawang Beserta Masyarakat Karawang Kecam Dugaan Pelecehan terhadap Suku Sunda

 

Karawang, Swara Jabar – Ketua Paguyuban Sundawani Kabupaten Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, mengecam keras dugaan pelecehan terhadap suku Sunda yang dilakukan oleh salah satu oknum karyawan Bank Bukopin Bandung. Suku Sunda, yang merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia, disebut-sebut mengalami penghinaan yang memicu reaksi keras dari berbagai pihak, terutama masyarakat Sunda di Karawang.

Dalam pernyataannya di kediamannya di Kabupaten Karawang, H. Ranzes menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam apabila tidak ada permintaan maaf dari pihak terkait. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk mengerahkan seluruh anggota Sundawani di Kabupaten Karawang guna mendatangi kantor bank tempat oknum tersebut bekerja.

“Kami Sundawani Karawang merasa terpukul dengan adanya kejadian ini. Kami meminta sikap tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” ungkap H. Ranzes.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada klarifikasi dan langkah tegas terhadap pihak yang diduga melakukan pelecehan. H. Ranzes juga meminta agar Bank Bukopin Bandung segera memberikan penjelasan resmi dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat. “Ini bukan hanya persoalan individu, melainkan menyangkut harga diri dan martabat suku Sunda secara keseluruhan,” tegasnya.

Di Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, Kapolda Banten Berharap Bhayangkari Menjadi Mitra Strategis Polri

Menanggapi hal ini, masyarakat Sunda di Karawang juga turut menyuarakan kekecewaannya. Beberapa kelompok masyarakat bahkan mulai menggalang dukungan untuk melakukan aksi protes jika tidak ada tindakan lanjutan dari pihak bank. “Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Suku Sunda harus dihormati dan tidak boleh dijadikan bahan pelecehan,” ujar salah satu warga Karawang yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bank Bukopin Bandung terkait pernyataan Ketua Sundawani Karawang. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa pihak bank sedang melakukan investigasi internal untuk memverifikasi kebenaran dugaan tersebut. “Kami akan memberikan klarifikasi secepatnya setelah proses investigasi selesai,” ujar sumber tersebut.

Kasus ini juga menarik perhatian berbagai organisasi masyarakat Sunda di Jawa Barat. Beberapa di antaranya telah menyatakan dukungan terhadap Paguyuban Sundawani Karawang dan siap bergerak bersama jika tidak ada penyelesaian yang memuaskan. “Kami mendesak agar kasus ini tidak dianggap sepele. Pelecehan terhadap suku atau etnis mana pun tidak bisa dibiarkan,” kata perwakilan dari salah satu organisasi masyarakat Sunda di Bandung.

Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Sosial juga turut memantau perkembangan kasus ini. Kepala Dinas Sosial Karawang, Drs. Asep Saepudin, M.Si., menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi dialog antara Paguyuban Sundawani dan Bank Bukopin untuk mencegah eskalasi konflik. “Kami berharap semua pihak dapat menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin dan melalui jalur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Karawang, H. Dadang Hermawan, mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan menunggu proses hukum berjalan. “Kami percaya bahwa aparat penegak hukum akan bertindak adil. Mari kita jaga kondusivitas di Karawang,” pesannya.

Polisi Bongkar Pabrik Obat Ilegal yang Beroperasi Senyap di Tengah Kota Bandung

Kasus dugaan pelecehan terhadap suku Sunda ini diharapkan dapat diselesaikan dengan bijak dan memberikan pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai keberagaman budaya di Indonesia.

 

 

Jelang Porprov XV Jabar, Cabor Pencak Silat Gelar Manager Meeting di DPRD Kota Bogor
Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement