Berita Daerah Budaya & Sejarah Komunitas
Beranda / Komunitas / Halal Bihalal Ikatan Budaya Sunda (IBS), Usep Kusnadi : Untuk Lebih Mempererat Tali Silaturahmi Anggota di 11 Kecamatan

Halal Bihalal Ikatan Budaya Sunda (IBS), Usep Kusnadi : Untuk Lebih Mempererat Tali Silaturahmi Anggota di 11 Kecamatan

DEPOK, SWARAJABAR.ID – Ikatan Budaya Sunda (IBS) Kota Depok menggelar Halalbihalal yang di rangkai dengan Milad ke-9 di Gedung Al-Azhari Tribune, Kelurahan Grogol, Depok, Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri, Penasehat IBS, H. Yuyun Wirasaputra, Ketua Dewan Pembina, Dadang Wihana, Ketua Paguyuban Pasundan kota Depok, R. Gandara, Budayawan Sunda, Drs. H. Taufik Faturahman, Kadiskarpus Kota Depok, Hj. Siti Chaerijah Aurijah, Kaban Kesbangpol, Dudi Mi’raz dan Tokoh Pendidikan Kota Depok, H. Acep Azhari.

Ketua IBS Kota Depok, Usep Kusnadi mengatakan dengan digelarnya Halalbihalal dan Milad ke-9 Ikatan Budaya Sunda Kota Depok tentunya untuk lebih mengeratkan tali silaturahmi antar anggota yang ada di 11 Kecamatan. Usep juga mengatakan, belum lama ini juga sudah terbentuk Cabang IBS di 11 kecamatan, dirinya berharap tentunya semakin bisa mengembangkan Seni Budaya Sunda disetiap kecamatan.

Ia mengatakan, rencananya akan membagikan Kecapi Suling dan Speaker aktif untuk digunakan disetiap cabang, agar latihan kecapi suling itu tidak hanya di sekretariat namun ada disetiap cabang.

“Harapan kita, orang Sunda yang ada di Kota Depok mulai mengenal kembali, bahwa ada Seni Kecapi Suling yang berkembang jauh dan lama sekali di Jawa Barat,” ujar Usep.

PETISI 26 Hadir di Tengah Perjuangan Keluarga, Harapkan Kepedulian Pemkab Bogor untuk Kesembuhan Sang Anak

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina, Dadang Wihana mengatakan bahwa hari ini kita berhimpun untuk keluarga besar Ikatan Budaya Sunda yang merupakan lembaga komunitas masyarakat di Kota Depok yang mengembangkan budaya Sunda, supaya berkembang dan dilestarikan dan kebetulan IBS sudah terbentuk 9 tahun, sudah ada cabang di 11 Kecamatan di Kota Depok.

“Kita ingin bagaimana budaya Sunda ini tetap lestari, sebagaimana Pak Gubernur mengangkat kembali budaya Sunda dan juga nanti berkolabolarasi dengan budaya budaya lain di Kota Depok yang multikultural.
IBS tetap menjadi perekat harmoni diantara suku-suku bangsa yang ada di Kota Depok, jadi mari bersama-sama untuk mengikatkan membangun harmoni di Kota Depok, kota yang multikultural,” jelasnya.

Sedangkan Kadiskarpus Kota Depok yang juga anggota IBS, Hj. Siti Chaerijah Aurijah menambahkan bahwa keberadaan IBS ini punya posisi yang strategis, dalam hal ini suatu komunitas yang memang memelihara Seni Budaya Sunda, dan ini tentunya harus terus diwariskan kegenerasi muda, salah satu jati diri bangsa adalah melestarikan budaya.

“Depok sebagai kota yang akan sangat kaya berbagai budaya, IBS ini melestarikan budaya Sunda dan patut kita apresiasi dan saya cukup bangga ketemu IBS disini, setidaknya ini menjadi pijakan bagi orang Sunda untuk tetap eksis dalam memelihara keberadaan seni budaya Sunda di Kota Depok,” pungkasnya. (**/Bro)

Gaya Kepemimpinan AKBP Bobby: Hari Pertama Jabatan, Blusukan Pantau Ruangan dan Sapa Anggota Polres Serang
Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement