KARAWANG — Penguatan pelayanan publik, evaluasi program perlindungan sosial, serta sinergi lintas sektor menjadi sorotan utama dalam Rapat Minggon Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Selasa (3/11/2026).
Dalam forum yang dipimpin Camat Ciampel, H. Agus Sugiono, tersebut, H. Margono, Kepala Desa Mulyasari sekaligus Ketua IKD Kecamatan Ciampel dan Ketua APDESI Kabupaten Karawang, menyampaikan sejumlah aspirasi strategis yang merefleksikan kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa.
H. Margono menegaskan bahwa pemerintah desa senantiasa mendukung program pemerintah. Namun, setiap kebijakan harus disertai evaluasi yang berkelanjutan agar implementasinya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu perhatian utamanya adalah pelaksanaan program perlindungan sosial (Perlinsos). Ia menilai, proses pendataan dan penetapan penerima bantuan perlu dievaluasi secara menyeluruh guna memastikan ketepatan sasaran serta memberikan kepastian kepada masyarakat.
“Ketika masyarakat sudah didata, tentu mereka memiliki harapan. Karena itu, kami berharap program Perlinsos dievaluasi kembali agar pelaksanaannya lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan kepastian bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, H. Margono menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gratis. Menurutnya, pelayanan publik tidak boleh berhenti pada kegiatan formalitas, melainkan harus menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat melalui pemeriksaan, pengobatan, dan tindak lanjut yang optimal.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah desa, TNI-Polri, lembaga pendidikan, dan orang tua dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah penyalahgunaan obat-obatan, serta menanamkan disiplin berlalu lintas kepada generasi muda.
Terkait agenda Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang dijadwalkan pada 18 November 2026, H. Margono menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk berpartisipasi dan mendukung pelaksanaannya secara optimal.
Sebagai Ketua IKD Kecamatan Ciampel dan Ketua APDESI Kabupaten Karawang, ia menegaskan bahwa komunikasi antara pemerintah desa dan instansi terkait harus terus diperkuat. Desa, menurutnya, merupakan garda terdepan yang memahami kondisi masyarakat sekaligus menjadi ujung tombak implementasi berbagai kebijakan pemerintah.
“Desa siap mendukung program pemerintah. Namun, kami berharap setiap program juga membuka ruang evaluasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Jangan sampai pemerintah desa terus berhadapan dengan persoalan di lapangan tanpa adanya solusi dan koordinasi yang memadai,” ungkapnya.
H. Margono berharap Rapat Minggon menjadi ruang konsolidasi yang produktif, bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, memperkuat sinergi, dan memastikan pembangunan berjalan secara efektif.
Baginya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan, ketepatan kebijakan, dan besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat.
Semangat kolaborasi dan evaluasi konstruktif tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi Kecamatan Ciampel dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, berintegritas, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.




Komentar