Umum
Beranda / Umum / H. Bao Umbara Kembali Pimpin Desa Karangsari Periode Ketiga, Tegaskan Komitmen Bangun Desa dan Rangkul Seluruh Masyarakat

H. Bao Umbara Kembali Pimpin Desa Karangsari Periode Ketiga, Tegaskan Komitmen Bangun Desa dan Rangkul Seluruh Masyarakat

BEKASI — Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, H. Bao Umbara, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang kembali mengantarkannya memimpin Desa Karangsari untuk periode ketiga, 2026–2034. Ungkapan syukur tersebut disampaikan dalam agenda syukuran sekaligus selamatan pascapelantikan yang digelar pada Rabu (4/11/2026). Momentum ini menjadi peneguhan komitmen untuk melanjutkan pengabdian serta membawa Desa Karangsari menuju pemerintahan yang semakin maju, aman, dan sejahtera.

Dalam sambutannya, H. Bao Umbara menegaskan bahwa kepercayaan yang kembali diberikan masyarakat merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kepemimpinannya pada periode ketiga dapat menghadirkan perubahan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan desa. “Alhamdulillah, saya kembali diberikan kepercayaan untuk memimpin Desa Karangsari. Terima kasih kepada seluruh masyarakat, baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung. Mudah-mudahan ke depan pemerintahan desa kita semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat soliditas seluruh jajaran pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa, kepala dusun, ketua RT, hingga ketua RW. Menurutnya, aparatur kewilayahan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik yang harus senantiasa dekat dengan masyarakat. H. Bao Umbara berpesan agar seluruh aparatur menjalankan tugas secara amanah, responsif, dan penuh kepedulian, serta mampu memahami berbagai kebutuhan dan persoalan warga di wilayah masing-masing. “Seorang pemimpin harus mencintai masyarakatnya, menyayangi rakyatnya, dan peduli terhadap keadaan di lingkungannya,” tegasnya.

Lebih jauh, H. Bao Umbara mengajak seluruh masyarakat untuk meninggalkan perbedaan pilihan politik yang terjadi selama proses Pilkades. Ia menegaskan bahwa setelah kontestasi demokrasi berakhir, seluruh warga merupakan bagian dari keluarga besar Desa Karangsari yang harus dirangkul tanpa diskriminasi. Menurutnya, tidak boleh ada sekat antara masyarakat yang mendukung maupun yang tidak mendukung dirinya. “Sekarang tidak ada lagi perbedaan. Semua adalah masyarakat saya. Mari kita saling menghormati, menjaga hubungan baik dengan tetangga, dan bersama-sama membangun desa. Jangan sampai perbedaan pilihan justru merusak persaudaraan yang sudah terjalin,” ujarnya.

Dalam aspek pembangunan, H. Bao Umbara menegaskan bahwa kemajuan desa harus diwujudkan melalui proses yang berkelanjutan, bukan dengan menghapus seluruh capaian pemerintahan sebelumnya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki kekurangan, mempertahankan program yang telah berjalan baik, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga. “Membangun desa bukan berarti meratakan dan menghabiskan apa yang sudah ada. Apa yang baik kita pertahankan, yang masih kurang kita perbaiki, dan yang belum ada kita upayakan bersama-sama. Pembangunan harus dilakukan dengan semangat kebersamaan,” jelasnya.

H. Jaya Marjaya Ucapkan Selamat kepada 154 Kepala Desa Se-Kabupaten Bekasi, Siap Kolaborasi Kawal Pembangunan dan Penataan Lingkungan

Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus berpartisipasi aktif dalam mendukung program pemerintah desa selama masa kepemimpinannya hingga 2034. Baginya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan, kepedulian, dan gotong royong masyarakat. Dengan memperkuat komunikasi serta menjaga keharmonisan sosial, Desa Karangsari diharapkan mampu tumbuh menjadi desa yang semakin mandiri, berdaya saing, dan memiliki kualitas pelayanan publik yang lebih baik.

Menutup sambutannya, H. Bao Umbara memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar dirinya bersama jajaran pemerintahan Desa Karangsari senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah. Ia berharap kepemimpinan periode 2026–2034 dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan, serta menghadirkan pembangunan yang merata dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Mari kita saling mendoakan. Mudah-mudahan saya bersama seluruh jajaran pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa, kepala dusun, RT, hingga RW, dapat bekerja dengan amanah dan membawa Desa Karangsari semakin maju, aman, serta sejahtera,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement