BEKASI — Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, Darsum, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026. Baginya, momentum Harhubnas tidak hanya berbicara tentang kemajuan transportasi, tetapi juga tentang bagaimana konektivitas dapat menjadi fondasi masyarakat yang semakin terbuka, produktif, inklusif, dan mampu berpartisipasi dalam membangun masa depan bersama.
Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia, untuk masa depan lebih maju”, Darsum memandang konektivitas memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Transportasi yang baik dapat membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, ekonomi, pelayanan publik, sekaligus memperluas ruang interaksi dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial.
Menurut Darsum, kemajuan perhubungan idealnya berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi dan kualitas demokrasi masyarakat. Dalam konteks tersebut, budaya smart democracy dapat menjadi bagian dari cara masyarakat membangun hubungan yang lebih sehat antara warga, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Masyarakat yang semakin terkoneksi memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, sekaligus ikut mengawal kualitas pelayanan publik.
“Konektivitas modern seharusnya tidak hanya membuat masyarakat lebih mudah bergerak secara fisik, tetapi juga semakin mudah terhubung dengan informasi, pelayanan, dan ruang partisipasi publik. Di sinilah semangat smart democracy menjadi relevan—teknologi dan konektivitas harus digunakan untuk memperkuat kualitas interaksi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Darsum.
Dalam konteks Kabupaten Bekasi, Darsum menilai pembangunan transportasi memiliki arti penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan dinamika ekonomi daerah. Konektivitas yang semakin baik perlu diikuti dengan pelayanan publik yang responsif, keterbukaan informasi, serta ruang partisipasi yang memungkinkan masyarakat menyampaikan kebutuhan dan memberikan masukan terhadap pembangunan.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas sekaligus warga yang bertanggung jawab. Menurutnya, smart democracy membutuhkan masyarakat yang mampu menggunakan ruang digital secara bijak, memeriksa informasi sebelum menyebarkannya, menghargai perbedaan pandangan, serta menyampaikan kritik dan aspirasi secara konstruktif demi kepentingan bersama.
Darsum berharap semangat Harhubnas 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, generasi muda, dan berbagai elemen lainnya. Menurutnya, pembangunan yang inklusif membutuhkan konektivitas yang tidak hanya menghubungkan infrastruktur, tetapi juga mempertemukan gagasan, aspirasi, inovasi, dan semangat gotong royong dalam satu tujuan pembangunan.
“Selamat Hari Perhubungan Nasional 2026. Mari kita bangun Indonesia yang semakin terhubung, bukan hanya melalui transportasi dan teknologi, tetapi juga melalui dialog, partisipasi, dan solidaritas. Jadikan konektivitas sebagai jembatan menuju masyarakat yang cerdas, demokratis, inklusif, dan berdaya. Karena masa depan yang maju adalah masa depan yang dibangun bersama. Menghubungkan Indonesia, untuk masa depan lebih maju,” pungkas Darsum.


Komentar