Umum
Beranda / Umum / Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sukaraja, Darissalam Sampaikan Terima Kasih dan Ajak Warga Rawat Persatuan

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sukaraja, Darissalam Sampaikan Terima Kasih dan Ajak Warga Rawat Persatuan

BEKASI — Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari, di Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Darissalam menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Sukaraja atas partisipasi serta dukungan yang diberikan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Menurut Darissalam, dukungan masyarakat Sukaraja dalam proses demokrasi tersebut merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, kepedulian, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Kalau dulu saya datang bersama Ibu Putih Sari untuk meminta doa dan restu, maka hari ini saya datang untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak dan Ibu semuanya. Alhamdulillah, Ibu Putih Sari kembali mendapat kepercayaan menjadi anggota DPR RI dan saya pun terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi,” ujar Darissalam di hadapan masyarakat.

Dukungan Masyarakat Adalah Amanah

H Zaenal Abidin,.S.E,. Tegaskan Marwah AOB: Nama Besar Organisasi Adalah Amanah yang Wajib Dijaga

Darissalam menegaskan, dukungan politik masyarakat tidak seharusnya dimaknai sebatas perolehan suara dalam kontestasi pemilu. Lebih dari itu, kepercayaan tersebut merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut sejumlah kegiatan yang telah hadir di Desa Sukaraja, termasuk pembangunan dan dukungan terhadap sektor irigasi serta berbagai kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat.

“Jangan hanya berhenti pada bahasa politik. Yang paling penting adalah bagaimana kita hadir dan memberikan manfaat. Ada kegiatan irigasi, ada kegiatan pemberdayaan, dan ini merupakan bagian dari kepedulian kita terhadap masyarakat Sukaraja,” tuturnya.

Menurutnya, hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semestinya tidak berhenti setelah pemilu selesai. Justru setelah memperoleh mandat, komunikasi dan kerja bersama harus semakin diperkuat.

Apresiasi untuk Kepedulian terhadap Pendidikan

Bamsoet Kukuhkan Lima Komunitas Baru PERIKHSA, Teguhkan Budaya Profesional, Disiplin dan Taat Hukum

Dalam kesempatan tersebut, Darissalam juga memberikan perhatian khusus terhadap kiprah seorang tokoh pendidikan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengapresiasi inisiatif membuka program Paket C bagi masyarakat yang karena kesibukan bekerja atau berbagai kondisi lainnya belum memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan pada jenjang yang setara SMA.

“Pak Guru ternyata sangat peduli terhadap pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya dengan membuka sekolah Paket C. Bagi mereka yang sibuk bekerja dan sebagainya, tetap mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara,” katanya.

Darissalam berharap upaya tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses pendidikan.

“Lanjutkan perjuangan, Pak Guru. Insyaallah ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Tambelang pada khususnya,” lanjutnya.

Sengketa Tanah 16 Hektare di Keranga Labuan Bajo Kembali Bergulir, Nama Ramang dan Muhammad Syair Tercantum sebagai Tergugat

Pilkades Selesai, Persatuan Harus Kembali Diperkuat

Momentum Sosialisasi Empat Pilar MPR RI juga dimanfaatkan Darissalam untuk mengajak masyarakat kembali memperkuat persatuan setelah berlangsungnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Namun, setelah proses pemilihan selesai, masyarakat harus kembali menyatukan langkah untuk membangun desa.

“Pas sekali kegiatan ini dilaksanakan setelah pemilihan kepala desa. Kita tanamkan kembali rasa persatuan dan kesatuan. Berbeda pilihan itu boleh, tetapi setelah pemilihan kita harus kembali menjadi satu,” ungkapnya.

Menurut Darissalam, semangat tersebut sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika, yang mengajarkan bahwa keberagaman bukan alasan untuk saling menjauhkan diri, melainkan menjadi kekuatan untuk hidup bersama.

“Berbeda-beda, tetapi tetap satu. Itulah Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Pemerintah dan Masyarakat Harus Saling Menguatkan

Darissalam juga mengajak masyarakat Desa Sukaraja untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, baik yang dilaksanakan pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pemerintah desa.

Ia menilai pembangunan akan berjalan lebih baik apabila terdapat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Program pemerintah harus kita dukung dan kita bantu. Pemerintah pusat, pemerintah daerah sampai pemerintah desa semuanya membutuhkan dukungan masyarakat agar kita bisa semakin bersama-sama membangun,” ujarnya.

Bagi Darissalam, pembangunan bukan hanya mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat, pendidikan, pelayanan publik, serta berbagai kebutuhan yang langsung dirasakan warga.

Komitmen Sederhana untuk Pendidikan Anak-anak

Di penghujung sambutannya, Darissalam juga menyinggung kebutuhan sarana pendidikan yang nyaman bagi anak-anak di Desa Sukaraja.

Ia menyampaikan komitmen untuk membantu meningkatkan fasilitas pembelajaran, termasuk persoalan kenyamanan ruang belajar.

“Kalau satu Pendingin Ruangan “AC” masih terasa panas, insyaallah saya akan tambah satu AC lagi. Biar anak-anak kalau belajar nyaman dan tidak kepanasan,” katanya, disambut suasana hangat dari para peserta.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa perhatian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai hal yang sederhana namun menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Empat Pilar sebagai Perekat Kehidupan Bermasyarakat

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang menghadirkan Putih Sari dan diikuti masyarakat Desa Sukaraja menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya nilai-nilai Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat.

Darissalam menutup penyampaiannya dengan kembali menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu semuanya. Mohon maaf atas segala kekurangan. Mudah-mudahan kebersamaan ini terus terjaga dan kita bisa bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak berakhir ketika suara telah diberikan. Setelah kontestasi selesai, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk kembali merajut kebersamaan, menghormati perbedaan dan mengawal pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat Desa Sukaraja dan Kecamatan Tambelang.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

04

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

05

KPIC Kembali Mengukir Prestasi, Juara Umum II Kejurnas GWIS Open 2026 Jadi Bukti Ketangguhan Pembinaan Atlet Karawang

https://www.tiktok.com/@swara_jabar?_r=1&_t=ZS-99lrpYWVd5x
× Advertisement
× Advertisement