Seputar Jabar
Beranda / Seputar Jabar / Skandal Pungli PUPR & PRKP: Bola Panas di Tangan H. Aep Syaepuloh Siap Meledak Jadi Bumerang Politik

Skandal Pungli PUPR & PRKP: Bola Panas di Tangan H. Aep Syaepuloh Siap Meledak Jadi Bumerang Politik

Karawang – Dugaan pungutan liar (pungli) di lingkaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang terus menggelinding bak bola panas. Isu ini pertama kali diungkap oleh Asep Agustian, S.H., M.H., Ketua PERADI Karawang. Namun, kini sorotan publik justru mengarah tajam ke pucuk pimpinan daerah: Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E.

—

Jejak Bisnis Konstruksi yang Seharusnya Membuat Bupati Lebih Paham

Tatang Obet, aktivis yang selama ini mengamati denyut pemerintahan Karawang, menilai H. Aep tidak bisa berkilah. Sebelum menjadi Wakil Bupati selama lima tahun, H. Aep telah puluhan tahun terjun di dunia konstruksi.
“Seorang Bupati dengan latar belakang kontraktor mestinya jauh lebih paham potensi permainan di proyek fisik, bahkan sebelum seorang Asep Agustian bicara di media. Kalau sampai terkesan kaget, itu justru mengherankan,” sindir Tatang.

—

Efi Meninggalkan Rumah Sejak 2021, Suami Akhirnya Melaporkan Ke Polisi 

PUPR dan PRKP: Dua Dinas Paling Rawan Pungli

Tatang menegaskan, masalah ini bukan hanya soal PUPR. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) pun memegang anggaran proyek yang tak kalah besar.
“Dua dinas ini ibarat pintu kasirnya APBD. Kalau pintu ini dijaga longgar, maka tikus-tikus anggaran akan bebas keluar masuk. Pungli bisa tumbuh subur tanpa hambatan,” tegasnya.

—

Lambannya Respons yang Memicu Dugaan Publik

Menurut Tatang, sikap lamban Bupati justru berisiko melahirkan persepsi negatif.
“Bukan berarti dia pasti terlibat, tapi publik bisa saja menduga Bupati tahu tapi membiarkan. Dalam politik, persepsi itu sering kali lebih mematikan daripada bukti hukum,” ujarnya.
Ia mengingatkan, setiap detik keterlambatan dalam bertindak akan membuat publik menilai kepemimpinan H. Aep lemah dan tidak berani menghadapi oknum di lingkaran birokrasi.

Siswa SMAN 1 Losarang Luka-Luka Dikeroyok Geng Sekolah, Orang Tua Lapor Polisi, Pihak Sekolah Intimidasi Video Jangan Disebarkan

—

Bola Panas Menjelang Tahun Politik

Tatang menggambarkan kasus ini sebagai bola panas yang saat ini ada di tangan H. Aep Syaepuloh.
“Bola ini makin panas setiap hari. Kalau tidak segera dibuang dengan tindakan tegas, ia bisa meledak kapan saja. Kalau ledakannya terjadi di tahun politik, dampaknya bukan hanya reputasi, tapi bisa mengakhiri perjalanan politiknya di Karawang,” tegas Tatang.

Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

× Advertisement
× Advertisement