KARAWANG — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-66 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepemudaan, kepedulian sosial, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ucapan selamat disampaikan H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang dari Partai Demokrat, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, sekaligus Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat. Ia juga pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang.
Dalam pesannya, H. Oma menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Karang Taruna yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam mendorong peran aktif generasi muda di berbagai bidang.
“Selamat Hari Ulang Tahun Karang Taruna ke-66. Semoga Karang Taruna semakin solid, semakin maju, dan terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar H. Oma.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis karena tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Organisasi kepemudaan tersebut tidak sekadar menjadi ruang berkumpul bagi generasi muda, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kepedulian sosial, mengembangkan potensi pemuda, serta menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Sebagai seseorang yang pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang dan kini dipercaya sebagai Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, H. Oma mengatakan bahwa dirinya memiliki kedekatan emosional dengan perjalanan organisasi tersebut.
Baginya, pengalaman bersama Karang Taruna merupakan bagian penting dalam membangun semangat pengabdian sekaligus memahami berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
“Saya pernah berada di dalam keluarga besar Karang Taruna. Karena itu, saya memahami bahwa kekuatan Karang Taruna sesungguhnya ada pada semangat kebersamaan, kepedulian dan keikhlasan para pemudanya dalam mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap momentum HUT ke-66 dapat menjadi kesempatan bagi seluruh kader Karang Taruna untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat langkah organisasi dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurut H. Oma, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, persoalan ekonomi, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia membutuhkan pemuda yang adaptif, kreatif dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Karena itu, Karang Taruna diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, pengembangan olahraga dan kreativitas, hingga peningkatan kapasitas generasi muda.
“Pemuda jangan hanya menjadi penonton pembangunan. Jadilah bagian dari solusi. Gunakan energi, kreativitas dan gagasan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membangun Karawang,” pesannya.
Sebagai bagian dari jajaran kepemimpinan Karang Taruna di tingkat Provinsi Jawa Barat, H. Oma juga mengajak seluruh elemen Karang Taruna untuk menjaga kekompakan serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan dan berbagai elemen lainnya.
Ia meyakini, kolaborasi yang kuat akan membuat potensi pemuda semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, Karang Taruna harus mampu menjadi jembatan yang mempertemukan kreativitas dan energi generasi muda dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, keberadaan organisasi tidak hanya terasa dalam momentum tertentu, tetapi dapat memberikan kontribusi secara berkelanjutan.
“Selamat HUT Karang Taruna ke-66. Teruslah tumbuh, teruslah berkarya dan teruslah mengabdi. Jadikan Karang Taruna sebagai rumah besar generasi muda yang mampu melahirkan karya, kepedulian dan perubahan positif bagi masyarakat,” pungkas H. Oma Miharja Rizki.
Dengan semangat 66 tahun perjalanan Karang Taruna, H. Oma berharap generasi muda Karawang dan Jawa Barat terus mengambil peran dalam pembangunan, menjaga nilai gotong royong, serta menjadikan kepedulian dan pengabdian sebagai bagian dari karakter pemuda dalam membangun masa depan masyarakat.


Komentar