Berita Daerah Nasional Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / HPN 2026 di Banten, Ahmad Saepudin: Pers Sehat Pilar Ekonomi Berdaulat dan Bangsa yang Kuat

HPN 2026 di Banten, Ahmad Saepudin: Pers Sehat Pilar Ekonomi Berdaulat dan Bangsa yang Kuat

Kabupaten Bekasi, Sabtu (7/2/2026) — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen bangsa akan pentingnya peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan nasional. Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, HPN 2026 kembali menegaskan bahwa pers merupakan pilar utama dalam menjaga arah dan masa depan bangsa.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Saepudin, S.E., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers Indonesia yang selama ini konsisten menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional, independen, dan berintegritas.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers yang sehat adalah fondasi utama bagi terwujudnya ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat. Pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penjaga nurani publik dan pengawal demokrasi,” ujar Ahmad Saepudin di Kabupaten Bekasi, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, pers memiliki peran yang sangat vital dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerahkan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pemberitaan yang bertanggung jawab, pers turut membangun optimisme nasional serta memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.

Ahmad Saepudin menilai, keberhasilan kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global tidak dapat dilepaskan dari kontribusi pers nasional. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia dinilai semakin dipercaya dunia internasional, yang tercermin dari meningkatnya arus investasi asing dan terjalinnya berbagai kerja sama strategis lintas negara.

Buntut Dari Usulan Penyelenggaraan HPN Dilakukan Lebih Terbuka, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

“Masuknya investasi-investasi strategis ke Indonesia telah membuka banyak lapangan pekerjaan, menurunkan angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional. Pers berperan penting dalam menyampaikan capaian-capaian tersebut secara transparan dan objektif kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pers juga menjalankan fungsi kontrol sosial yang konstruktif. Kritik yang disampaikan secara tajam namun beretika, menurutnya, justru menjadi pengingat bagi pemerintah agar senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat dan tetap konsisten dalam menjalankan amanah pembangunan nasional.

“Pers yang sehat adalah pers yang berani menyuarakan kebenaran, menyajikan fakta dan data yang utuh, serta menghadirkan kritik yang membangun. Inilah kekuatan pers dalam memperkokoh demokrasi dan menjaga kedaulatan ekonomi bangsa,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Ahmad Saepudin berharap peringatan HPN 2026 menjadi titik penguatan bagi insan pers Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan daya saing di tengah tantangan era digital, tanpa mengabaikan kode etik jurnalistik.

“Dengan pers yang sehat, saya optimistis Indonesia akan semakin kuat, mandiri secara ekonomi, dan disegani di tingkat global. Selamat Hari Pers Nasional 2026,” pungkasnya.

Di Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, Kapolda Banten Berharap Bhayangkari Menjadi Mitra Strategis Polri

Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement