Jabodetabek
Beranda / Jabodetabek / H. Mahmudin: Masa Depan Bekasi Harus Dimulai dari Kepedulian Nyata terhadap Pengangguran

H. Mahmudin: Masa Depan Bekasi Harus Dimulai dari Kepedulian Nyata terhadap Pengangguran

BEKASI — Di tengah tantangan ketatnya dunia kerja dan tingginya angka pengangguran, perhatian dari tokoh-tokoh daerah terhadap nasib rakyat menjadi sangat penting. Salah satu tokoh yang menunjukkan kepedulian konkret adalah H. Mahmudin, sosok yang dikenal konsisten menyuarakan nasib wong cilik dan masa depan Kabupaten Bekasi.

Melihat antusiasme ribuan pencari kerja dalam kegiatan Job Fair Kabupaten Bekasi Expo 2025 yang digelar di kampus Presiden University, Selasa (27/5/2025), H. Mahmudin menyampaikan pandangan sekaligus keprihatinannya.

> “Melihat lautan manusia yang hadir, ini bukan hanya tentang pencarian kerja, ini adalah jeritan harapan masyarakat. Kita semua, khususnya para pemimpin, tidak boleh menutup mata terhadap kenyataan ini,” ujar H. Mahmudin.

Menurutnya, tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bekasi bukan hal baru. Masalah ini merupakan warisan dari tata kelola masa lalu yang abai terhadap pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, ia menyambut baik inisiatif pemerintah daerah dalam membuka akses lapangan kerja secara luas.

Namun, H. Mahmudin juga mengingatkan bahwa kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti pada seremoni. Diperlukan keberlanjutan dan kemauan politik yang tulus untuk benar-benar memperjuangkan nasib rakyat.

Jelang Porprov XV Jabar, Cabor Pencak Silat Gelar Manager Meeting di DPRD Kota Bogor

> “Langkah awal sudah baik. Tapi ke depan harus dibarengi dengan pelatihan, pendampingan, hingga penempatan tenaga kerja yang adil dan transparan. Jangan sampai rakyat hanya jadi penonton di tengah megahnya industri,” tegasnya.

Lebih lanjut, H. Mahmudin mengaku prihatin dengan adanya kabar dugaan sabotase terhadap kegiatan Job Fair ini. Ia menyayangkan jika ada pihak-pihak yang menjadikan penderitaan rakyat sebagai ajang permainan politik.

> “Jika benar ada yang mengacaukan niat baik ini, maka itu bentuk pengkhianatan terhadap rakyat. Masalah pengangguran bukan ruang kontestasi politik, ini soal kemanusiaan,” tegasnya.

Sebagai tokoh yang tumbuh dari akar rumput, H. Mahmudin menyatakan komitmennya untuk terus mengawal setiap program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bekasi agar terus memperluas kesempatan kerja, termasuk bagi kaum muda, perempuan, dan penyandang disabilitas.

> “Kabupaten Bekasi punya potensi besar. Tapi potensi itu tidak akan menjadi berkah kalau tidak ada keberpihakan. Maka, kepedulian pemimpin menjadi kunci,” tutupnya.

Depok Bagian Barat Semakin Terjamin Pasokan Airnya, Tirta Asasta Kembangkan Jaringan Distribusi

Dengan semangat membangun dari bawah, H. Mahmudin menunjukkan bahwa masa depan Kabupaten Bekasi harus dimulai dari langkah kecil yang berpihak, bukan dari janji politik yang hampa.

Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement