Jabodetabek
Beranda / Jabodetabek / Darsum ; Kelurahan Sertajaya Terpinggirkan, Karang Taruna Desak Audiensi dengan Plt. Bupati

Darsum ; Kelurahan Sertajaya Terpinggirkan, Karang Taruna Desak Audiensi dengan Plt. Bupati

Sertajaya — Kondisi pembangunan di Kelurahan Sertajaya kian memprihatinkan dan terkesan dianaktirikan. Menyikapi hal tersebut, Karang Taruna Kelurahan Sertajaya secara resmi melayangkan surat kepada Lurah Sertajaya, memohon fasilitasi audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati. Surat itu diantar langsung oleh Ketua Karang Taruna, Nedi, didampingi Sekretaris, Darsum, sebagai bentuk keseriusan dan tanggung jawab moral terhadap aspirasi warga.

Audiensi yang direncanakan bukanlah agenda sepihak. Karang Taruna menegaskan akan hadir bersama keterwakilan berbagai unsur kelembagaan dan masyarakat, mulai dari Forum Masyarakat Sertajaya (FMS), LPMK, perwakilan RW dan RT, hingga tokoh-tokoh masyarakat. Langkah kolektif ini menjadi sinyal kuat bahwa keluhan yang disuarakan merupakan persoalan bersama, bukan kepentingan kelompok tertentu.

Pokok persoalan yang akan disampaikan adalah minimnya pembangunan yang dialami Kelurahan Sertajaya dari tahun ke tahun. Data yang beredar menunjukkan, pada tahun 2025 hanya terdapat dua titik kegiatan pembangunan. Lebih ironis lagi, pada tahun anggaran 2026 disebutkan hanya ada satu titik kegiatan dengan nilai sekitar Rp100 juta untuk pembangunan sarana olahraga (SOR) di kawasan perumahan. Angka tersebut dinilai jauh dari kata proporsional untuk ukuran sebuah kelurahan.

Kondisi ini semakin terasa timpang mengingat kelurahan sepenuhnya bergantung pada APBD Kabupaten sebagai satu-satunya sumber harapan pembangunan. Berbeda dengan desa yang masih memiliki akses Dana Desa dari APBN, kelurahan seperti Sertajaya praktis tidak memiliki alternatif pendanaan lain. Situasi ini menimbulkan rasa ketidakadilan dan kekecewaan yang terus menumpuk di tengah masyarakat.

Selain persoalan anggaran, warga Sertajaya juga mempertanyakan kejelasan rencana pelebaran jalan dari Tegal Danas menuju Simpangan. Selama bertahun-tahun, masyarakat resah dengan adanya patok-patok batas rencana pembebasan lahan yang tak kunjung ditindaklanjuti. Hingga kini, realisasi pembebasan lahan di wilayah Sertajaya masih belum terlihat, menimbulkan ketidakpastian dan keresahan berkepanjangan.

Depok Bagian Barat Semakin Terjamin Pasokan Airnya, Tirta Asasta Kembangkan Jaringan Distribusi

Melalui audiensi ini, kelompok masyarakat Sertajaya tidak hanya ingin menyampaikan keluhan, tetapi juga membawa berbagai masukan konstruktif kepada Plt. Bupati. Harapannya, pemerintah daerah dapat membuka mata dan telinga secara lebih adil, serta menghadirkan kebijakan pembangunan yang berpihak, merata, dan berkelanjutan bagi Kelurahan Sertajaya di masa mendatang.

Bagikan berita/artikel ini

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

× Advertisement
× Advertisement