BEKASI — Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika demokrasi sekaligus momentum strategis untuk memperkuat kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik. Semangat tersebut mewarnai agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Chandra Wira Hadi Santika, S.Tr.IP., kepada Kepala Desa terpilih, Pardi, untuk masa jabatan 2026–2034.
Prosesi serah terima jabatan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kehangatan, dan sarat makna kebersamaan. Momentum ini menjadi simbol keberlanjutan pengabdian, sekaligus awal dari tanggung jawab kepemimpinan baru dalam mengantarkan Desa Karangsegar menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, para ketua RT dan RW, kader PKK, kader Posyandu, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan desa.
## Chandra Wira Hadi Santika: Pengabdian Adalah Amanah, Kebersamaan Menjadi Kekuatan
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Karangsegar, Chandra Wira Hadi Santika, S.Tr.IP., menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya prosesi serah terima jabatan. Ia juga mengungkapkan apresiasi dan penghargaan mendalam kepada seluruh unsur masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Menurut Chandra, keberhasilan dalam menjalankan amanah pemerintahan desa tidak terlepas dari peran kolektif seluruh perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, serta partisipasi aktif warga.
Ia menilai, kebersamaan yang terbangun selama masa pengabdiannya merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk terus dipelihara dan dikembangkan.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa, BPD, para ketua RT dan RW, LPM, Karang Taruna, kader PKK, serta seluruh masyarakat Desa Karangsegar yang telah memberikan dukungan dan membantu saya dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ungkap Chandra.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan, kekhilafan, maupun kebijakan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.
Dengan penuh ketulusan, Chandra berharap segala ikhtiar yang telah dilakukan dapat menjadi fondasi bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan pesan penting kepada kepala desa terpilih agar senantiasa mengedepankan kolaborasi, keterbukaan, serta komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan desa membutuhkan dukungan bersama, sebab setiap tantangan pembangunan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kemampuan seorang pemimpin.
“Tidak ada Superman dalam pemerintahan. Seorang kepala desa membutuhkan dukungan seluruh perangkat desa dan masyarakat. Saya berharap semua pihak dapat memberikan dukungan kepada Pak Pardi agar amanah ini dapat dijalankan dengan baik, sehingga Desa Karangsegar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tuturnya.
Chandra juga mengenang pengalaman pengabdiannya sebagai putra daerah Cimahi yang mendapat kesempatan menjalankan tugas di Desa Karangsegar. Baginya, penerimaan dan kehangatan masyarakat merupakan pengalaman yang sangat berharga, sekaligus pelajaran tentang arti kepercayaan, tanggung jawab, dan pengabdian.
Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipelihara, serta berbagai program yang telah dirintis mampu dilanjutkan dan disempurnakan demi kepentingan masyarakat.
## Pardi: Demokrasi Telah Usai, Saatnya Seluruh Elemen Bersatu Membangun Desa
Sementara itu, Kepala Desa Karangsegar terpilih, Pardi, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya serah terima jabatan tersebut.
Dalam sambutannya, Pardi mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan. Ia juga menyampaikan shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW.
Pardi menyampaikan penghormatan kepada Pj Kepala Desa, Ketua BPD beserta anggota, seluruh perangkat pemerintahan desa, kader PKK, kader Posyandu, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang hadir.
Secara khusus, Pardi memberikan apresiasi kepada Chandra Wira Hadi Santika atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Pj Kepala Desa Karangsegar.
Menurut Pardi, pengalaman selama masa transisi kepemimpinan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan desa. Ia juga menilai berbagai program yang telah dilaksanakan merupakan warisan pengabdian yang patut dihargai dan dilanjutkan.
“Beliau telah menjadi guru bagi saya. Banyak hal yang dapat saya pelajari dari pengabdian beliau selama kurang lebih satu tahun terakhir. Saya menyampaikan terima kasih atas segala kontribusi dan upaya yang telah dilakukan untuk kemajuan Desa Karangsegar,” ujar Pardi.
Pardi juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang akan dijalankannya bukan semata-mata tentang kemenangan dalam proses demokrasi, melainkan tentang tanggung jawab besar untuk mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang, pilihan politik, maupun kelompok sosial.
Baginya, seluruh warga memiliki hak dan kedudukan yang sama dalam memperoleh pelayanan pemerintahan serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa.
“Setelah serah terima jabatan ini, tidak ada lagi sekat di antara kita. Bukan lagi tentang siapa yang mendukung siapa, melainkan bagaimana kita bersama-sama membangun Desa Karangsegar. Kita semua adalah bagian dari masyarakat yang memiliki cita-cita sama, yakni menjadikan desa ini lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa kepemimpinan Pardi berorientasi pada persatuan, keterbukaan, dan penguatan partisipasi masyarakat.
Ia berharap seluruh elemen desa dapat terus menjaga keharmonisan, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
## Meneguhkan Pemerintahan Desa yang Inklusif dan Berorientasi pada Kepentingan Publik
Serah terima jabatan Kepala Desa Karangsegar menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintahan desa memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta terpeliharanya kehidupan sosial yang harmonis.
Kepemimpinan yang inklusif menuntut adanya ruang partisipasi yang setara bagi seluruh warga, termasuk perempuan, generasi muda, kelompok masyarakat rentan, serta berbagai unsur sosial lainnya.
Dengan demikian, setiap kebijakan dan program pembangunan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, sekaligus memberikan manfaat yang berkeadilan.
Sinergi antara kepala desa, BPD, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Pergantian kepemimpinan bukanlah titik akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari kesinambungan pengabdian. Hal-hal baik yang telah dirintis perlu dipertahankan, kekurangan perlu diperbaiki, dan berbagai peluang pembangunan harus dioptimalkan demi masa depan desa.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk mengedepankan kepentingan masyarakat, Desa Karangsegar diharapkan mampu tumbuh menjadi desa yang semakin maju, mandiri, harmonis, dan sejahtera.
Serah terima jabatan ini pun menjadi pesan kuat bahwa kemajuan desa tidak lahir dari perbedaan yang dipertentangkan, melainkan dari keberagaman yang disatukan dalam semangat pengabdian.
Di bawah kepemimpinan Pardi, harapan masyarakat kini bertumpu pada terwujudnya pemerintahan desa yang semakin dekat dengan warga, terbuka terhadap aspirasi, serta konsisten menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Desa Karangsegar.




Komentar