KABUPATEN BEKASI — Semangat religius dan kebersamaan mewarnai kegiatan Cipayung Bersholawat yang digelar di halaman Kantor Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Sabtu malam Minggu (10/10/2026). Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, H. Aris Sadikin Asnawi, S.E., M.M., yang hadir mewakili Camat Cikarang Timur, H. Ropi, S.T.
Dalam sambutannya, Aris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sholawat bersama yang dinilainya memiliki makna penting, bukan hanya sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan memperkuat persatuan masyarakat.
Ia berharap tradisi bersholawat yang terus dilaksanakan di Desa Cipayung dapat membawa keberkahan bagi seluruh warga serta menjadi jalan untuk memperoleh syafaat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
“Desa yang selalu melaksanakan sholawat bersama, mudah-mudahan seluruh masyarakat Desa Cipayung mendapatkan syafaat dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Semoga kita semua senantiasa menjadi umat yang dekat dengan Nabi Muhammad SAW dan kelak dikumpulkan bersama beliau serta para sahabatnya,” ungkap Aris dalam sambutannya.
Apresiasi untuk Pj. Kepala Desa dan Momentum Transisi Kepemimpinan
Dalam kesempatan tersebut, Aris juga menyoroti proses transisi pemerintahan desa pascapelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi yang berlangsung di 154 desa.
Khusus di Kecamatan Cikarang Timur, terdapat enam desa yang melaksanakan Pilkades. Ia bersyukur seluruh tahapan pemilihan di wilayah tersebut dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif.
Menurutnya, proses demokrasi di tingkat desa merupakan momentum penting yang harus diikuti dengan upaya menjaga persatuan masyarakat. Setelah kontestasi berakhir, seluruh elemen masyarakat diharapkan kembali bersatu dan bersama-sama mendukung pembangunan desa.
Aris turut menyampaikan apresiasi kepada Saepudin, S.E., selaku Penjabat (Pj.) Kepala Desa Cipayung, yang mendapat amanah sementara untuk mengisi kekosongan jabatan hingga kepala desa terpilih dilantik.
Ia berharap Saepudin senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugasnya, khususnya memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik selama masa peralihan kepemimpinan.
“Walaupun menjabat sebagai penjabat kepala desa untuk sementara waktu, tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan dan melayani masyarakat tetap harus dilaksanakan dengan baik. Mudah-mudahan Pak Saepudin selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah,” tuturnya.
### Kepala Desa Terpilih Diharapkan Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat
Salah satu pesan penting yang disampaikan Aris adalah harapannya agar kepala desa terpilih, Siman yang dikenal dengan sapaan Samyong, mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun pilihan politik.
Menurutnya, tantangan seorang pemimpin setelah terpilih bukan sekadar menjalankan program pemerintahan, melainkan juga membangun kembali kebersamaan dan memastikan seluruh warga merasa menjadi bagian dari pembangunan desa.
“Sekarang tidak ada lagi istilah nomor satu, nomor dua, ataupun nomor tiga. Seluruh masyarakat harus kembali bersatu. Mari kita jaga kebersamaan dan berikan dukungan agar kepala desa terpilih dapat merangkul seluruh warganya tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.
Ia menilai, kepemimpinan yang inklusif merupakan fondasi penting untuk membangun desa yang harmonis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kepala desa, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk menjadi pemimpin bagi seluruh warga, termasuk masyarakat yang sebelumnya memiliki pilihan berbeda dalam Pilkades. Dengan demikian, energi masyarakat dapat kembali diarahkan untuk mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.
### Keteladanan H. Ajan Menjadi Bagian dari Perjalanan Desa Cipayung
Dalam sambutannya, Aris juga menyinggung sosok H. Ajan, mantan Kepala Desa Cipayung, yang menurutnya dikenal memiliki kinerja dan responsivitas yang baik dalam melayani masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar H. Ajan senantiasa diberikan kesehatan dan kesejahteraan bersama keluarganya.
Apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur melalui program pembangunan, tetapi juga melalui kemampuan seorang pemimpin merespons kebutuhan warga, membangun komunikasi, dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Pengalaman kepemimpinan sebelumnya dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pemimpin berikutnya untuk mempertahankan berbagai hal positif sekaligus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi Desa Cipayung, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari perjalanan demokrasi yang semestinya memperkuat kesinambungan pembangunan, bukan menjadi alasan untuk memutus kebersamaan yang telah terbangun.
### Kecamatan Cikarang Timur Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Mewakili pemerintah Kecamatan Cikarang Timur, Aris kembali mengimbau masyarakat agar terus menjaga kerukunan, keamanan, dan kondusivitas wilayah.
Menurutnya, suasana yang aman dan harmonis merupakan modal utama bagi pemerintah desa untuk melaksanakan program pembangunan serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Ia juga mengakui bahwa kondisi fiskal dan keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh unsur masyarakat agar program prioritas dapat berjalan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Aris turut mengajak masyarakat mendoakan para pemimpin daerah agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tanggung jawabnya di tengah berbagai dinamika pemerintahan.
### Cipayung Bersholawat, Merawat Iman dan Memperkuat Persaudaraan
Kegiatan Cipayung Bersholawat dihadiri oleh Pj. Kepala Desa Cipayung Saepudin, S.E., kepala desa terpilih Siman atau Samyong, Ketua BPD, unsur Karang Taruna, LPM, perangkat pemerintahan desa, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.
Bagi Aris, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan ruang kebersamaan yang melampaui perbedaan pilihan politik maupun kepentingan kelompok.
Melalui lantunan sholawat, doa, dan silaturahmi, masyarakat diajak memperkuat nilai persaudaraan sekaligus membangun kesadaran bahwa kemajuan desa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap Cipayung dapat terus berkembang menjadi desa yang semakin baik, dengan kehidupan sosial yang harmonis, pemerintahan yang responsif, serta masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keagamaan dan gotong royong.
“Intinya, saya sangat mengapresiasi kegiatan sholawat bersama ini. Mudah-mudahan kita semua menjadi umat yang selalu dekat dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Mari kita jaga kerukunan dan bersama-sama mewujudkan Cipayung yang lebih baik,” pungkasnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan program yang terarah, tetapi juga masyarakat yang bersatu, saling menghormati, serta memiliki semangat gotong royong.
Cipayung Bersholawat pun menjadi simbol bahwa nilai spiritualitas, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dalam membangun masa depan desa yang lebih harmonis, maju, dan bermartabat.




Komentar