BEKASI — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026), berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Salah satu momentum yang mendapat perhatian adalah pemberian jaket PSI kepada 13 tokoh inti Kabupaten Bekasi yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Prosesi tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam Rakorda DPD PSI Kabupaten Bekasi. Pemberian jaket secara langsung oleh Ketua Umum PSI menjadi bentuk penghormatan sekaligus simbol kebersamaan antara jajaran PSI dengan para tokoh yang memiliki peran dan pengaruh di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi.
Momentum tersebut diinisiasi oleh Ketua Harian DPW PSI Jawa Barat H. Codri Syafi’i bersama putranya, H. Ridho Choirul Umam, selaku Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi.
Bagi H. Codri Syafi’i, kehadiran para tokoh dalam agenda Rakorda memiliki arti penting dalam memperkuat komunikasi dan silaturahmi. PSI, menurutnya, perlu terus membuka ruang perjumpaan dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari proses membangun organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat.
Kehadiran Kaesang Pangarep dalam agenda Rakorda sekaligus memberikan warna tersendiri bagi kegiatan tersebut. Di hadapan jajaran PSI Kabupaten Bekasi dan para undangan, Kaesang secara langsung mengenakan jaket PSI kepada 13 tokoh inti Kabupaten Bekasi.
Jaket tersebut menjadi simbol kebersamaan dan penghormatan dalam sebuah momentum organisasi yang berlangsung di tengah agenda konsolidasi daerah.
Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi H. Ridho Choirul Umam mengatakan, Rakorda menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi internal sekaligus membangun komunikasi yang lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurut Ridho, kekuatan organisasi tidak hanya dibangun melalui struktur formal, tetapi juga melalui silaturahmi, komunikasi, dan kemampuan merangkul berbagai unsur masyarakat.
“Rakorda ini bukan hanya menjadi forum konsolidasi internal, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bekasi,” demikian semangat yang tercermin dalam agenda tersebut.
Pemberian jaket PSI kepada 13 tokoh tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Satu per satu tokoh mendapatkan penghormatan langsung dari Ketua Umum PSI. Momen itu kemudian menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam pelaksanaan Rakorda DPD PSI Kabupaten Bekasi.
Secara organisatoris, Rakorda merupakan ruang untuk menyelaraskan program, memperkuat koordinasi, serta mengevaluasi dan merumuskan langkah organisasi di tingkat daerah. Kehadiran para tokoh dalam agenda tersebut memberikan dimensi tambahan berupa ruang silaturahmi dan komunikasi yang lebih luas.
H. Codri Syafi’i bersama H. Ridho Choirul Umam menilai, membangun organisasi di tengah masyarakat membutuhkan pendekatan yang terbuka dan komunikatif. Kabupaten Bekasi memiliki karakter masyarakat yang heterogen dengan berbagai latar belakang, sehingga komunikasi lintas elemen menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang konstruktif.
Momentum tersebut juga memperlihatkan keterhubungan antara struktur PSI dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten. Ketua Umum PSI hadir langsung, Ketua Harian DPW PSI Jawa Barat turut menginisiasi, sementara Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Rakorda.
Bagi jajaran DPD PSI Kabupaten Bekasi, kehadiran 13 tokoh yang mendapatkan jaket langsung dari Kaesang Pangarep menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan organisasi. Namun, simbol tersebut sekaligus membawa pesan bahwa kebersamaan perlu diterjemahkan ke dalam komunikasi dan kerja nyata yang berkelanjutan.
H. Ridho Choirul Umam berharap Rakorda dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas komunikasi publik, serta menghadirkan berbagai kegiatan yang memiliki manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Sementara bagi H. Codri Syafi’i, proses membangun organisasi membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kemampuan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Semakin luas sebuah organisasi, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga komunikasi, kebersamaan, dan kepercayaan,” menjadi semangat yang mengiringi momentum Rakorda tersebut.
Dengan demikian, Rakorda DPD PSI Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9/2026), tidak hanya menjadi forum koordinasi organisasi, tetapi juga menghadirkan sebuah momentum simbolik ketika 13 tokoh inti Kabupaten Bekasi mendapatkan penghormatan dengan dikenakan jaket PSI secara langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Bagi PSI Kabupaten Bekasi, momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan konsolidasi organisasi sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi dengan berbagai tokoh dan elemen masyarakat dalam suasana yang terbuka, komunikatif, dan penuh kebersamaan.


Komentar