Umum
Beranda / Umum / Pengajian dan Doa Bersama Jelang Pilkades Cilangkara, Hj. Sanem Tekankan Kebersamaan untuk Kemajuan Desa

Pengajian dan Doa Bersama Jelang Pilkades Cilangkara, Hj. Sanem Tekankan Kebersamaan untuk Kemajuan Desa

BEKASI — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cilangkara, Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi, Hj. Sanem menggelar pengajian dan doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah dinamika pesta demokrasi desa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana religius, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, H. Bodin, bersama masyarakat serta sejumlah unsur yang turut mengikuti rangkaian pengajian dan doa bersama.

Bagi Hj. Sanem, Pilkades bukan hanya tentang menentukan siapa yang akan mendapatkan amanah memimpin Desa Cilangkara. Lebih dari itu, proses tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, membangun kedewasaan berdemokrasi, serta menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Cilangkara untuk menyikapi perbedaan pilihan dengan bijaksana. Menurutnya, perbedaan dalam demokrasi merupakan sesuatu yang wajar, selama tidak menghilangkan rasa persaudaraan dan semangat untuk membangun desa secara bersama-sama.

“Untuk memajukan Desa Cilangkara dan membawa perubahan menjadi lebih baik, dibutuhkan kebersamaan semua pihak. Perbedaan pilihan jangan sampai memutus silaturahmi. Justru setelah proses Pilkades selesai, kita semua tetap satu sebagai masyarakat Cilangkara,” ujar Hj. Sanem.

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

Menurutnya, kemajuan desa tidak mungkin hanya dibangun oleh seorang kepala desa maupun kelompok tertentu. Pembangunan membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat, termasuk pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, pelaku usaha, serta seluruh elemen warga.

Karena itu, Hj. Sanem menilai semangat gotong royong dan kebersamaan harus menjadi kekuatan utama dalam membangun Cilangkara. Setiap gagasan dan program pembangunan, menurutnya, akan memiliki dampak yang lebih besar apabila mendapatkan dukungan dan keterlibatan masyarakat.

“Desa ini adalah rumah kita bersama. Apa pun hasil dari proses demokrasi nanti, persaudaraan dan kebersamaan harus tetap dijaga. Kalau masyarakat bersatu, banyak hal yang bisa kita kerjakan untuk kemajuan Cilangkara,” tuturnya.

Pengajian dan doa bersama tersebut juga menjadi ruang untuk menguatkan nilai spiritual menjelang pelaksanaan Pilkades. Doa dipanjatkan agar seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan aman, tertib, lancar, serta tetap berada dalam suasana yang kondusif dan penuh persaudaraan.

Dalam kesempatan yang sama, kehadiran H. Bodin turut memberikan pesan mengenai pentingnya menjaga keguyuban masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kontestasi politik di tingkat desa merupakan bagian dari proses demokrasi, sementara persaudaraan masyarakat merupakan sesuatu yang harus terus dijaga setelah seluruh tahapan pemilihan berakhir.

Camat Cikarang Timur H. Ropi: Selamat Bertugas, Enam Pj Kepala Desa Diminta Jaga Amanah dan Pelayanan Masyarakat

H. Bodin juga berpesan agar siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah maupun belum memperoleh kesempatan dapat menerima hasil Pilkades dengan lapang dada. Menurutnya, manusia berkewajiban berikhtiar, sedangkan hasil akhirnya merupakan ketentuan Allah Ta’ala yang harus diterima dengan penuh keikhlasan.

“Dalam sebuah pemilihan tentu ada yang mendapatkan amanah dan ada yang belum mendapatkan kesempatan. Kita harus memahami bahwa hasil akhirnya merupakan bagian dari ketentuan Allah Ta’ala. Karena itu, siapa pun yang menang maupun yang kalah harus dapat menerima hasilnya dengan lapang dada,” ujar H. Bodin.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, setelah Pilkades selesai, seluruh warga diharapkan kembali bersatu dan membangun komunikasi serta kerja sama demi kepentingan Desa Cilangkara.

“Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan jangan sampai berbeda. Mari kita guyub, saling menghormati dan bekerja sama. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah, mari kita dukung program-program yang baik untuk kepentingan masyarakat,” pesannya.

H. Bodin menekankan, kemajuan Cilangkara membutuhkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, kepala desa memiliki peran penting dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan, namun keberhasilan berbagai program akan sangat ditentukan oleh dukungan serta partisipasi masyarakat.

H. Zaenal Abidin: Selamat Bertugas 154 Pj Kepala Desa, Jaga Amanah dan Pelayanan Masyarakat

Sementara itu, bagi Hj. Sanem, kebersamaan tersebut merupakan modal sosial yang sangat penting untuk membawa Cilangkara menuju perubahan yang lebih baik. Ia berharap masyarakat tidak hanya bersatu menjelang Pilkades, tetapi juga mampu mempertahankan semangat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat setelah seluruh proses demokrasi selesai.

Melalui pengajian dan doa bersama itu, pesan yang dibangun Hj. Sanem dan H. Bodin menjadi sederhana namun fundamental: Pilkades adalah bagian dari perjalanan demokrasi, sedangkan persaudaraan dan kemajuan desa merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan semangat kebersamaan, keguyuban, dan gotong royong, masyarakat Cilangkara diharapkan mampu menyambut Pilkades secara dewasa sekaligus menjadikannya momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan bersama.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

04

XTC Purwakarta Tantang Kejari Usut Tuntas Dugaan PLTS Rp18 Miliar dan Tunjangan DPRD Rp72 Juta

05

KPIC Kembali Mengukir Prestasi, Juara Umum II Kejurnas GWIS Open 2026 Jadi Bukti Ketangguhan Pembinaan Atlet Karawang

× Advertisement
× Advertisement