Umum
Beranda / Umum / Kapolres Metro Bekasi Tinjau Lahan Ketahanan Pangan di Sukamahi, Dorong Sinergi Polri dan Masyarakat untuk Kemandirian Pangan

Kapolres Metro Bekasi Tinjau Lahan Ketahanan Pangan di Sukamahi, Dorong Sinergi Polri dan Masyarakat untuk Kemandirian Pangan

Kabupaten Bekasi – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut tercermin dari langkah Sumarni yang meninjau langsung pengembangan lahan ketahanan pangan di wilayah Desa Sukamahi, Kabupaten Bekasi.

Peninjauan yang dilakukan di kawasan pertanian Kampung Tembong Gunung tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan yang digagas pemerintah. Lahan yang dipersiapkan untuk program ini mencapai sekitar 50 hektare dan akan dimanfaatkan secara bertahap untuk budidaya tanaman pangan, khususnya jagung.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama jajaran kepolisian dan unsur terkait meninjau langsung kondisi lahan, kesiapan pengolahan tanah, hingga sistem pengairan yang menjadi faktor penting bagi keberhasilan budidaya pertanian. Langkah ini sekaligus memastikan bahwa proses pengembangan lahan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.

Menurut Sumarni, ketahanan pangan merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Kepolisian tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Melalui program ini diharapkan lahan-lahan potensial dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta memperkuat ketersediaan pangan,” ujarnya.

Pisah Sambut Kapolsek Cikarang Pusat, Estafet Pengabdian dari AKP Elia Umboh kepada AKP Sulyono

Program pengembangan lahan pertanian tersebut juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta para petani setempat. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dorongan semangat sekaligus memastikan program berjalan secara berkelanjutan.

Dengan pengelolaan yang baik, kawasan pertanian ini diharapkan tidak hanya menjadi sumber produksi pangan, tetapi juga menjadi contoh praktik pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian yang produktif, modern, dan berkelanjutan.

Melalui langkah tersebut, semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat semakin diperkuat, sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement