Umum
Beranda / Umum / Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Silaturahmi ke Kantor PWNU Jawa Barat: NU Menjaga Iman, TNI Menjaga Aman

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Silaturahmi ke Kantor PWNU Jawa Barat: NU Menjaga Iman, TNI Menjaga Aman

BANDUNG — Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, pada Senin (13/10/2025) pukul 10.00 WIB.

Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor PWNU Jawa Barat dan disambut langsung oleh jajaran pengurus harian, termasuk Ketua PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad dan Sekretaris H. Aceng Amrulloh.

Pertemuan ini menjadi momentum penting yang mempererat hubungan antara ulama dan TNI, dua kekuatan moral dan pertahanan bangsa yang selama ini memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan NKRI.

—

Suasana Silaturahmi Penuh Kehangatan

Darsum: Menghormati Pengabdian Dokter, Menguatkan Kepedulian Sosial, Membangun Bangsa yang Sehat

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh rasa hormat. Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyampaikan apresiasi atas peran strategis Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, yang telah menjadi pilar penjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan kemanusiaan.

“Saya datang untuk bersilaturahmi, memohon doa dan nasihat dari para ulama NU agar TNI, khususnya Kodam III/Siliwangi, senantiasa diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjaga keamanan serta kedaulatan bangsa,” ujar Mayjen TNI Kosasih dalam kesempatan tersebut.

—

Empat Poin Penting Hasil Pertemuan

Dari hasil dialog hangat antara PWNU Jawa Barat dan Pangdam III/Siliwangi, disepakati beberapa poin penting yang mencerminkan sinergi antara ulama dan prajurit, yaitu:

Jayadi Ketua DPC PAMDI Sampaikan Selamat Hari Dokter Nasional 2026, Apresiasi Pengabdian Tenaga Medis untuk Negeri

1. Silaturahmi sebagai wujud permohonan doa dan nasihat dari para ulama kepada TNI agar tetap berada di jalan pengabdian yang diridhai Allah SWT.

2. Membuka peluang bagi para santri untuk bergabung menjadi anggota TNI, sebagai wujud kontribusi kalangan pesantren dalam menjaga NKRI.

3. Sinergi antara NU dan TNI untuk bersama-sama membangun negeri, memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial.

4. “NU menjaga Iman, TNI menjaga Aman,” menjadi semboyan yang menegaskan peran masing-masing dalam memperkuat fondasi moral dan keamanan bangsa.

—

Ahmad Saepudin Apresiasi Pengabdian Dokter, Dorong Pelayanan Kesehatan yang Merata dan Berkualitas

Meneguhkan Komitmen Kebangsaan

Ketua PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad menyambut baik silaturahmi ini dan menegaskan bahwa NU akan selalu berada di garda terdepan dalam menjaga harmoni dan persatuan bangsa.

“Sinergi antara ulama dan aparat pertahanan negara seperti TNI ini adalah hal yang sangat penting. Karena membangun negeri tidak cukup hanya dengan kekuatan fisik, tapi juga dengan kekuatan iman dan moral,” ujarnya.

—

Simbol Sinergi Spiritual dan Pertahanan Negara

Pertemuan ini mencerminkan kuatnya ikatan antara NU sebagai penjaga nilai-nilai spiritual dan moral bangsa, serta TNI sebagai penjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Keduanya sepakat bahwa kerja sama dalam membangun masyarakat yang beriman, aman, dan sejahtera merupakan wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara.

“NU menjaga Iman, TNI menjaga Aman — inilah makna sejati dari sinergi kebangsaan,” demikian penegasan yang menjadi penutup penuh makna dalam silaturahmi tersebut.

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement