BEKASI — Momentum pelantikan 154 kepala desa se-Kabupaten Bekasi menjadi babak baru dalam perjalanan pembangunan desa. Harapan besar kini bertumpu pada para kepala desa yang telah menerima amanah masyarakat untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif, pembangunan yang merata, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Menyambut momentum tersebut Ombi Hari Wibowo, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh kepala desa yang telah resmi dilantik.
Ia berharap, amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi. Menurutnya, kepala desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada 154 kepala desa se-Kabupaten Bekasi yang telah dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat, serta membawa desa masing-masing semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkap Ombi Hari Wibowo.
Menurutnya, pelantikan kepala desa bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Kepercayaan yang diberikan melalui proses demokrasi harus diwujudkan dalam kerja nyata, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Siap Kawal Pembangunan Infrastruktur dan Penataan Lingkungan
Sebagai Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo menegaskan kesiapan dirinya untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur dan penataan lingkungan di Kabupaten Bekasi.
Ia menilai, pembangunan infrastruktur yang berkualitas merupakan salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, serta memperkuat kualitas pelayanan publik.
Di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri, permukiman, dan aktivitas ekonomi, Kabupaten Bekasi membutuhkan pembangunan yang terencana, terintegrasi, serta memperhatikan keseimbangan lingkungan hidup.
Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta penguatan koordinasi lintas sektor harus terus dilakukan agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan Kabupaten Bekasi harus berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Infrastruktur yang berkualitas, lingkungan yang tertata, serta pelayanan publik yang semakin baik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Kami di DPRD, khususnya Komisi III, siap mengawal berbagai program pembangunan agar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan di tingkat desa membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang intensif agar kebijakan yang diambil dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.
BAPEMPERDA Dorong Lahirnya PERDA Berkualitas untuk Kemajuan Desa
Tidak hanya melalui fungsi pengawasan pembangunan, Ombi Hari Wibowo juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat landasan hukum pembangunan daerah melalui peran strategis BAPEMPERDA DPRD Kabupaten Bekasi.
Sebagai Ketua BAPEMPERDA, ia berpandangan bahwa pembentukan produk hukum daerah yang berkualitas, aspiratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Peraturan daerah (PERDA) harus mampu menjadi instrumen pembangunan yang memberikan kepastian hukum, memperkuat kelembagaan pemerintahan, serta membuka ruang bagi percepatan pembangunan yang berkeadilan.
Menurutnya, pembentukan regulasi tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan aspek administratif, tetapi harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan tantangan pembangunan daerah.
“BAPEMPERDA memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya produk-produk hukum daerah yang berkualitas, aspiratif, dan memiliki manfaat nyata. PERDA harus menjadi landasan yang kuat dalam mengawal pembangunan, termasuk memperkuat peran pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan desa membutuhkan dukungan regulasi yang tepat agar berbagai program pemerintah dapat berjalan secara terarah, terukur, dan berkesinambungan.
Dengan regulasi yang berkualitas, diharapkan sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa semakin kuat, sehingga berbagai potensi desa dapat dikembangkan secara optimal untuk mendorong pemerataan pembangunan.
Desa sebagai Fondasi Pembangunan Kabupaten Bekasi
Lebih lanjut, Ombi Hari Wibowo menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan Kabupaten Bekasi. Kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan pemerintah desa dalam mengelola potensi wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun partisipasi masyarakat.
Ia berharap 154 kepala desa yang baru dilantik dapat memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi yang konstruktif menjadi kunci untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari infrastruktur dasar, penataan lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah desa harus menjadi bagian penting dari gerak pembangunan Kabupaten Bekasi. Dengan komunikasi yang baik, kolaborasi yang kuat, dan regulasi yang mendukung, kita dapat memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa,” tuturnya.
Ia optimistis, melalui semangat kebersamaan dan komitmen pengabdian seluruh unsur pemerintahan, Kabupaten Bekasi dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, tertata, berdaya saing, dan sejahtera.
“Sekali lagi, selamat kepada 154 kepala desa se-Kabupaten Bekasi. Mari kita jadikan amanah ini sebagai momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Bersama-sama kita kawal pembangunan infrastruktur, kita perkuat penataan lingkungan, dan kita dorong lahirnya produk hukum yang berkualitas demi kemajuan desa serta kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi,” pungkas Ombi Hari Wibowo.




Komentar