KARAWANG – Pelatihan TMT (Training/Mentoring) Basic Content Creator BBPVP Bekasi Tahun 2026 menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pengembangan keterampilan, kreativitas digital, dan semangat pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 22–30 September 2026 tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi BBPVP Bekasi, PT Inovasi Niaga Tani Nusantara (INTANI), dan DPD PUAN Kabupaten Karawang, dengan melibatkan narasumber serta instruktur untuk memberikan pembekalan kepada para peserta.
Ketua DPD PUAN Kabupaten Karawang, Srinursiva, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut dengan baik dan lancar. Menurutnya, pelatihan tidak sekadar menjadi tempat memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keterampilan, pengalaman, kreativitas, dan kepercayaan diri peserta.
“Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena kegiatan pelatihan telah terlaksana dengan baik dan lancar,” ujar Srinursiva.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BBPVP Bekasi, PT Inovasi Niaga Tani Nusantara (INTANI), para narasumber dan instruktur, serta seluruh peserta yang telah memberikan waktu, tenaga, dan dukungan selama rangkaian kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Habibi, selaku Wakil Ketua DPD PAN (Partai Amanat Nasional) Kabupaten Karawang sekaligus pihak yang disebut memimpin PT Inovasi Niaga Tani Nusantara (INTANI), turut menjadi bagian dari dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut.
Kehadiran unsur organisasi, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dalam kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh pembelajaran yang lebih aplikatif. Terlebih, keterampilan pembuatan konten memiliki relevansi yang semakin kuat dengan perkembangan komunikasi dan aktivitas ekonomi di era digital.
Srinursiva berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
“Semoga ilmu, pengalaman, dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan maupun pekerjaan,” ungkapnya.
Menurut Srinursiva, kemampuan mengolah informasi menjadi konten yang kreatif dan komunikatif dapat dikembangkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari mendukung pekerjaan, memperkenalkan produk dan usaha, membangun komunikasi publik, hingga mengembangkan potensi kreativitas masing-masing peserta.
Karena itu, ia memandang peningkatan kapasitas sebagai proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Kemauan untuk belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta keberanian mengembangkan keterampilan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi perubahan zaman.
Membangun Keterampilan, Membuka Peluang
Pelatihan Basic Content Creator tersebut dilaksanakan di Jl. Raya Klari No. A5, Desa Kondang Jaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, dengan waktu pembelajaran mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIB, sesuai jadwal dan kesepakatan dengan instruktur kelas.
Bagi peserta, pelatihan semacam ini dapat menjadi ruang untuk mengenal lebih jauh proses produksi konten, sekaligus memahami bagaimana pesan dapat dikemas secara kreatif dan mudah diterima oleh masyarakat.
Srinursiva menegaskan bahwa hasil dari sebuah pelatihan pada akhirnya sangat bergantung pada bagaimana ilmu yang diperoleh diterapkan dan dikembangkan setelah kegiatan selesai.
“Semoga segala usaha dan kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” katanya.
Sebagai Ketua DPD PUAN Kabupaten Karawang, Srinursiva juga mengapresiasi kebersamaan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap hubungan baik yang telah terbangun dapat terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat lainnya.
“Saya sendiri sebagai Ketua DPD PUAN Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerja samanya. Semoga kita dapat bertemu kembali dalam kegiatan-kegiatan berikutnya,” pungkasnya.
Pelatihan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pengembangan sumber daya manusia membutuhkan ruang belajar yang terbuka, terarah, dan berkelanjutan. Ketika pengetahuan dipadukan dengan praktik, kreativitas, serta kemauan untuk terus berkembang, keterampilan dapat menjadi modal untuk menciptakan peluang baru.
Melalui semangat tersebut, kegiatan Basic Content Creator diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta, sehingga ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berkembang menjadi karya, pengalaman, keterampilan, dan peluang produktif bagi kehidupan mereka ke depan.


Komentar