BEKASI — Gemuruh dukungan masyarakat terhadap Tim Nasional Indonesia di Taman Sehati, Kecamatan Cikarang Timur, tidak sekadar menjadi ekspresi kecintaan terhadap sepak bola. Bagi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, momentum tersebut memiliki makna yang lebih luas: membangun kesadaran bahwa olahraga merupakan bagian penting dari kualitas kehidupan masyarakat.
Saat menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, Asep mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi menjadikan antusiasme terhadap olahraga nasional sebagai energi positif untuk membangun kebiasaan hidup aktif.
Menurutnya, kecintaan terhadap olahraga tidak seharusnya berhenti pada aktivitas menyaksikan pertandingan. Semangat yang tumbuh ketika Timnas bertanding dapat diterjemahkan menjadi partisipasi nyata masyarakat dalam berbagai kegiatan olahraga.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk semakin mencintai olahraga. Tidak hanya menonton, tetapi juga aktif berolahraga sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing,” ujar Asep.
Bagi Asep, olahraga memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada persoalan kebugaran fisik. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, ketekunan dan kebersamaan yang dapat membentuk karakter masyarakat.
Karena itu, pembangunan budaya olahraga menurutnya tidak cukup hanya berbicara mengenai fasilitas maupun kompetisi. Yang tidak kalah penting adalah menghadirkan kesadaran masyarakat bahwa aktivitas olahraga merupakan bagian dari gaya hidup sehat dan produktif.
“Kita ingin masyarakat Kabupaten Bekasi sehat, aktif dan produktif,” katanya.
Pesan tersebut juga secara khusus diarahkan kepada generasi muda. Asep melihat olahraga sebagai salah satu ruang strategis bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menyalurkan energi mereka melalui kegiatan yang konstruktif.
“Anak-anak muda juga harus kita dorong agar menyalurkan energi mereka melalui kegiatan olahraga yang positif,” lanjutnya.
Asep juga menegaskan bahwa semangat olahraga tidak harus selalu diwujudkan melalui sepak bola. Kabupaten Bekasi memiliki ruang yang luas bagi berkembangnya berbagai cabang olahraga sesuai dengan minat dan potensi masyarakat.
«“Tidak hanya sepak bola. Berbagai cabang olahraga bisa menjadi pilihan masyarakat,” ujarnya.»
Kabupaten Bekasi memiliki potensi olahraga yang cukup beragam, mulai dari atlet, klub, komunitas, lingkungan sekolah hingga kelompok olahraga masyarakat. Potensi tersebut menjadi modal sosial yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat.
Dalam perspektif tersebut, nobar Timnas bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah di lapangan. Lebih dari itu, peristiwa tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kolektif melalui olahraga.
Asep berharap energi positif yang lahir dari antusiasme masyarakat terhadap Timnas tidak berhenti ketika pertandingan selesai. Semangat tersebut diharapkan bertransformasi menjadi kebiasaan untuk bergerak, berolahraga dan menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, dukungan terhadap Timnas Indonesia tidak hanya hadir melalui sorak-sorai dari luar lapangan, tetapi juga melalui lahirnya masyarakat yang sehat, aktif, disiplin dan produktif.
Sebab, prestasi olahraga nasional pada akhirnya tidak hanya dibangun oleh para atlet di arena pertandingan, tetapi juga oleh budaya olahraga yang tumbuh kuat dari masyarakat.


Komentar