
BEKASI — Mengawali amanah sebagai Kapolsek Cikarang Pusat yang baru, AKP Sulyono, S.H., M.M., menyampaikan komitmen untuk melanjutkan kebijakan positif yang telah dibangun pejabat sebelumnya sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan, TNI, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat di wilayah Cikarang Pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan AKP Sulyono dalam acara pisah sambut Kapolsek Cikarang Pusat. Dengan suasana penuh keakraban, ia mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga seluruh undangan dapat berkumpul dalam momentum pergantian tugas tersebut.
Sebagai pejabat baru, AKP Sulyono juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan kepadanya. Ia mengaku bahwa sebagian besar personel Polsek Cikarang Pusat bukanlah orang yang asing baginya. Beberapa di antaranya bahkan pernah bekerja bersama dalam perjalanan kedinasannya di lingkungan Polres Metro Bekasi.
“Kalau memperkenalkan diri sebenarnya sudah banyak yang mengenal saya. Para kanit maupun anggota sudah banyak yang pernah bersama saya,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal awal yang positif dalam membangun komunikasi internal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana seluruh pengalaman, karakter, dan kemampuan masing-masing personel dapat dipadukan menjadi sebuah kekuatan bersama dalam mengelola tugas dan menjaga keamanan wilayah Cikarang Pusat.
AKP Sulyono menegaskan bahwa dirinya tidak datang untuk menghapus atau mengubah seluruh kebijakan yang telah berjalan. Sebaliknya, berbagai program dan kebijakan positif yang telah dibangun oleh AKP Elia Umboh, S.H., M.H., akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Tidak usah membeda-bedakan siapa yang memimpin. Tentunya saya juga akan meneruskan apa yang sudah menjadi kebijakan pejabat lama. Kebijakan yang sudah dilaksanakan akan saya lanjutkan demi kesinambungan dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Dalam menjalankan amanah tersebut, AKP Sulyono juga menekankan pentingnya sikap rendah hati untuk terus belajar. Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan tidak hanya dapat diperoleh dari orang yang lebih senior, tetapi juga dari mereka yang lebih muda sepanjang memiliki pengalaman dan kemampuan yang dapat memberikan pembelajaran.
Ia pun memberikan penghormatan khusus kepada AKP Agus Salib, yang disebutnya sebagai salah satu senior sekaligus sosok yang pernah memberikan banyak pelajaran dalam perjalanan kariernya di kepolisian. Hubungan tersebut bahkan telah terjalin sejak AKP Sulyono masih menjalankan tugas di tingkat penjagaan.
“Beliau termasuk yang memberikan pelajaran kepada saya pribadi dan kepada junior-juniornya. Saya masih membutuhkan belajar dari beliau,” ungkapnya dengan penuh penghormatan.
Momentum pisah sambut tersebut sekaligus menjadi momen emosional bagi AKP Sulyono karena harus menerima kenyataan bahwa sosok senior yang selama ini menjadi tempat belajar kini memasuki masa purna bakti. Namun, ia menilai nilai-nilai keteladanan dan pengalaman yang telah diberikan AKP Agus Salib akan tetap menjadi bagian penting bagi generasi penerus.
Kepada seluruh personel Polsek Cikarang Pusat, AKP Sulyono meminta agar komunikasi internal terus dijaga. Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi anggota untuk menyampaikan persoalan, kritik, maupun hal-hal yang dinilai kurang tepat dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, persoalan internal harus diselesaikan melalui komunikasi dan pencarian solusi bersama, bukan dipendam hingga berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Kalau ada hal-hal yang sekiranya kurang pas atau kurang berkenan dalam pelaksanaan tugas, segera komunikasikan. Tidak perlu dipendam. Kita cari solusinya bersama sehingga tidak terjadi miskomunikasi,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk mengedepankan kerja sama dan menghilangkan sekat-sekat dalam menjalankan tugas. Baginya, keberhasilan menjaga keamanan wilayah bukan ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kekuatan kolektif seluruh personel yang bekerja dalam satu visi dan tujuan.
Secara khusus, AKP Sulyono menyoroti karakteristik wilayah Cikarang Pusat yang memiliki berbagai kawasan strategis, termasuk kawasan industri dan pusat aktivitas masyarakat seperti Lippo Cikarang. Pengalamannya bertugas selama kurang lebih sebelas tahun di kawasan tersebut menjadi modal tersendiri untuk memahami karakteristik dinamika keamanan, termasuk potensi persoalan yang berkaitan dengan kelompok masyarakat maupun komunitas tertentu.
Menurutnya, berbagai persoalan keamanan dan ketertiban pada dasarnya dapat dikelola apabila seluruh pihak memiliki kemauan untuk membangun komunikasi dan koordinasi secara konsisten. Tantangan yang terlihat sederhana dapat menjadi kompleks apabila tidak dikelola dengan baik, sementara persoalan yang besar sekalipun dapat diselesaikan apabila seluruh pihak memiliki satu visi.
“Hal-hal seperti itu sebenarnya mudah dibicarakan, tetapi sulit dilaksanakan kalau kita masing-masing berjalan sendiri. Namun kalau kita sudah satu visi bahwa mari kita sama-sama mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Cikarang Pusat, insyaallah Allah akan memudahkan langkah kita,” tuturnya.
AKP Sulyono juga menyampaikan permohonan bimbingan dan arahan kepada seluruh unsur yang berada di Kecamatan Cikarang Pusat. Ia menilai keberhasilan tugas kepolisian sangat bergantung pada kuatnya hubungan kelembagaan dan komunikasi dengan pemerintah kecamatan, unsur TNI, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, serta seluruh komponen masyarakat.
Kepemimpinannya di Polsek Cikarang Pusat pun diharapkan menjadi bagian dari kesinambungan pengabdian, bukan sekadar pergantian figur. Dengan membawa pengalaman panjang di lingkungan kepolisian serta pemahaman terhadap karakteristik wilayah, AKP Sulyono berkomitmen membangun Polsek Cikarang Pusat sebagai institusi yang terbuka terhadap komunikasi, responsif terhadap persoalan masyarakat, dan solid dalam menjalankan tugas.
Menutup sambutannya, AKP Sulyono kembali menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepadanya. Ia berharap kehadirannya sebagai Kapolsek Cikarang Pusat dapat diterima dengan baik dan dirinya bersama seluruh jajaran dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Mohon diterima kehadiran saya dan mohon diberikan arahan serta bimbingan dari siapa pun. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah Cikarang Pusat agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
Estafet kepemimpinan dari AKP Elia Umboh kepada AKP Sulyono pada akhirnya bukan hanya tentang pergantian jabatan, melainkan tentang bagaimana nilai-nilai pengabdian, pengalaman, komunikasi, dan sinergi terus diwariskan. Di tengah kompleksitas Cikarang Pusat sebagai kawasan yang terus berkembang, kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif menjadi modal penting untuk memastikan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.




Komentar