Berita Daerah Komunitas Wisata & Hiburan
Beranda / Wisata & Hiburan / 150 Warga RW.07 Mekarjaya Liburan ke Anyer, Wisata Keberagaman Jadi Cara Baru Bangun Kebahagiaan Warga

150 Warga RW.07 Mekarjaya Liburan ke Anyer, Wisata Keberagaman Jadi Cara Baru Bangun Kebahagiaan Warga

ANYER, BANTEN, SWARAJABAR.ID –  Sebanyak 150 warga RW.07 Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, mengikuti Program Wisata Keberagaman ke Pantai Marbella Tera, Anyer, Banten, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi dirancang sebagai ruang membangun kebersamaan, kapasitas organisasi, kepemimpinan lintas generasi, sekaligus meningkatkan kebahagiaan warga dalam kehidupan bertetangga.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus RW dan RT, PKK, Posyandu, Majelis Taklim Al-Hidayah, KWT, Senam Tera, Tokoh Masyarakat, petugas kebersihan dan keamanan, relawan lingkungan, UMKM, pemuda hingga anak-anak.

Rombongan dilepas dan mendapat arahan dari *Sekcam Sukmajaya Nelda Purnadia Wardani* serta Anggota DPRD Kota Depok – Dapil Sukmajaya dari Partai Demokrat Endah Winarti.

Buntut Dari Usulan Penyelenggaraan HPN Dilakukan Lebih Terbuka, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Pemuda Diberi Ruang Memimpin

Ketua RW.07 Mekarjaya, Kodelwardi, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari program kemasyarakatan yang menempatkan wisata sebagai media pembelajaran sosial.

“Wisata ini bukan sekadar jalan-jalan. Kita ingin warga belajar bekerja bersama, berkomunikasi, memahami organisasi dan mendelegasikan kewenangan kepada pemuda. Kepemimpinan tidak melihat usia maupun strata sosial,” ujar Kodelwardi.

Kepanitiaan kegiatan ditangani para pemuda perwakilan setiap RT, dengan Citra Andini dari RT.07 sebagai ketua panitia, didampingi Sekretaris Pokmas RW.07, *Harmon*.

Di lokasi, warga mengikuti kegiatan penguatan kapasitas organisasi, Senam KDM bersama, perlombaan, bermain di pantai, diskusi santai antar-pengurus lingkungan, melihat potensi UMKM lokal serta foto bersama.

Di Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, Kapolda Banten Berharap Bhayangkari Menjadi Mitra Strategis Polri

Kodelwardi mengatakan program ini merupakan bagian dari agenda kemasyarakatan yang sejalan dengan semangat pembangunan masyarakat Pemerintah Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri.

 “Kami sudah menyiapkan skema wisata tahun 2027 yang akan lebih difokuskan untuk lansia, kemudian anak-anak dan pemuda. Harapannya program ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Warga: Bukan Cuma Jalan-Jalan, Tapi Bikin Bahagia

Adie Rakasiwi Kembali Pimpin MT Balai Wartawan Depok Periode 2026–2031

Salah seorang peserta, *Ibu Hastanto*, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, wisata bersama membuat warga memiliki kesempatan untuk berkumpul dan saling mengenal dalam suasana yang lebih santai.

“Kami sangat senang. Bisa jalan-jalan, berkumpul dan tertawa bersama tetangga. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Depok, Supian Suri, atas program yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkegiatan dan bahagia. Semoga program seperti ini terus dilanjutkan,” ujar Ibu Hastanto warga RT.012/07.

Hal senada disampaikan *Ketua RT.06 RW.07, Ahmad Sugandhi*. Ia menilai pembangunan masyarakat tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga kualitas kehidupan dan kebahagiaan warga.

“Wisata keberagaman ini menjadi salah satu upaya membangun masyarakat. Kalau masyarakat bahagia, hubungan sosialnya baik dan lingkungannya nyaman, tentu kualitas hidup meningkat. Kita berharap warga Depok bisa hidup lebih sehat, bahagia dan panjang umur,” kata Ahmad.

Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok usia dalam kegiatan tersebut juga menjadi modal penting untuk membangun regenerasi kepemimpinan di lingkungan.

Membangun Lingkungan dari Kebersamaan

Bagi RW.07, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah warga yang ikut, tetapi dari semakin kuatnya komunikasi, rasa saling percaya dan kebersamaan setelah warga kembali ke lingkungannya.

Wisata Keberagaman RW.07* diharapkan menjadi contoh bahwa membangun masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal. Terkadang, pembangunan dimulai dari hal sederhana: *berkumpul, saling mengenal, belajar bersama, tertawa bersama, dan pulang sebagai tetangga yang semakin dekat.(Bro)

Bagikan berita/artikel ini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

H. RIDHO CHOIRUL UMAM: KENAIKAN PANGKAT IRJEN POL DEKANANTO EKO PURNOMO MENJADI TELADAN PENGABDIAN DAN KEPEMIMPINAN BAGI GENERASI MUDA

02

Yusuf Ace Menang 71 Suara, Tegaskan Mandat Besar untuk Membangun Sukaresmi

03

Muhammad Rosi Aquilani, Talenta Muda Bekasi yang Menembus EPA U-16 Garudayaksa, Ukir Deretan Prestasi Sejak Usia Dini

04

Sahertian Lyonardo: Abdul Gofur Sosok Jujur, Amanah dan Berintegritas untuk Wadas Satu

05

Pemasangan PJU di RW 10 Dunguscariang Disorot, RAB Dipertanyakan, Lokasi dan Koordinasi Dinilai Janggal

× Advertisement
× Advertisement